Tips sukses usaha kuliner siomay dan analisa usahanya

Tips sukses usaha kuliner siomay dan analisa usahanya – Mendengar nama makanan siomay mungkin sudah tidak asing lagi di telinga anda? Ya, siomay memang merupakan makanan ringan yang sangat lezat di santap setiap saat. Mulai dari pagi, siang, sore atau malam saat yang tepat untuk menikmati makanan yang banyak di temukan di Bandung. Makanan ini dapat dijadikan salah satu bisnis yang cara pembuatannya sangat mudah, bahan – bahan pembuatannya dapat ditemukan dengan mudah disekitar kita. Jika membuat usaha dengan menggunakan makanan siomay ini tentu laba yang didapatkan cukup banyak.

Tips sukses usaha kuliner siomay dan analisa usahanya

Tips sukses usaha kuliner siomay dan analisa usahanya

Siomay yang ada di Indonesia telah mengalami banyak sekali perubahan seperti contohnya kebanyakan dari orang Indonesia menganut agama islam sehingga bahan baku daging babi diganti dengan menggunakan bahan dasar lainnya yaitu seperti daging udang, daging ikan tenggiri, daging ayam, dagng sapi dan aneka daging lainnya yang halal.

Banyak sekali yang telah memulai bisnis siomay ini karena memang sangat disukai banyak masyarakat dari semua kalangan. Kita bisa menjumpai dengan mudah siomay ini seperti di warung makanan atau tempat tongkrongan. Dengan banyaknya para pengusaha siomay membuat mereka harus putar otak untuk memuat siomay yang dikelola tetap disukai. Siomay ini dapat dibeli dengan harga yang terjangkau dipinggir jalan dengan keuntungan yang diperoleh para pedagang ini cukup banyak.

Resep membuat siomay yang enak

Bahan :

  • 12 lembar kulit pangsit, siap pakai
  • 100 gr atau 1 buah pare hijau (potong melintang ukuran 2 cm dan buang bijinya)
  • 400 gr atau 2 buah tahu berkualitas (dipotong menjadi 4 bagian)
  • 6 lembar daun kol (buang tulang daunnya)

Bahan isi :

  • 100 gram udang (kupas, cincang halus)
  • 200 gram ikan tenggiri (daging, cincang halus)
  • 1 sendok teh bawang putih (haluskan)
  • 100 gram tepung kanji
  • ½ sendok teh merica
  • 100 ml air
  • 100 gram daging ayam (cincang)
  • 1 batang daun bawang (iris halus)
  • 1 butir telur (kocok)
  • ½ sendok teh garam
  • ½ sendok teh minyak wijen

Bahan saus :

  • 300 gram kacang tanah (sangrai dan kupas kulitnya)
  • 100 gram cabai merah (goreng)
  • 1 sendok teh cuka masak
  • 1 sendok teh garam
  • 25 gram gula merah
  • 2 siung bawang putih
  • 250 ml air

Pelengkap :

  • Kecapmanis
  • Saus sambal
  • Jeruk limau

Cara membuat :

  • Isian : campur udang, daging ayam, bawang putih, daun bawang, daging ayam, telur, bumbu, dan tepung kanji.
  • Aduk sampai merata.
  • Tuang air sedikit – sedikit sambil terus diaduk supaya menjadi licin. Lalu sisihkan.
  • Tiap lembar kulit pangsit isi dengan 1 sendok makan adonan isi, kemudian lipat – lipat sekelilingnya hingga menjadi bentuk bundar.
  • Untuk membuat parenya, isi lubang pare dengan adonan isian hingga penuh dan rata. Usntuk tahunya, oles permukaan potongan tahu menggunakan adonan isi. Untuk kolnya, gulung daun kol secara rapi.
  • Kukus siomay menggunakan dandang panas hingga waktu kurang lebih 30 menit sampai matang
  • Jika sudah matang, angkat dan sajikan selagi masih dalam keadaan hangat dan beri tambahan berupa saus kacang dan pelengkap lainnya.
  • Saus kacang : Haluskan semua bahan saus hingga halus dan merata.

Modal awal usaha siomay bandung

Investasi:

  • Gerobak : Rp. 2.000.000,-
  • Kompor + Tabung Gas : Rp. 500.000,-
  • Dandang Kukusan : Rp. 200.000,-
  • Perlengkapan Makan : Rp. 300.000,-
  • Meja dan kursi : Rp. 500.000,-
  • Total Biaya : Rp. 3.500.000,-

Biaya Operasional :

  • Bahan Baku Siomay : (30 hari x 300.000,- = Rp. 9.000.000,-)
  • Plastik + Styrofoam : (30 hari x 20.000 = Rp.600.000)
  • Gas : (17.000/3hari x 10 = Rp. 170.000,-)
  • Sewa Tempat : Rp. 500.000
  • Transportasi : Rp. 300.000,-
  • Lain-lain : Rp. 100.000,-
  • Total Operasional : Rp. 10.000.000,-

Diasumsikan Penjualan siomay 100 porsi/hari

Harga perporsi Rp. 8.000,-
Penjualan dalam sebulan = ((50 x 8000) x 30 hari = Rp. 12.000.000,-)

Rugi Laba

Penjualan – Operasional
12.000.000 – 10.000.000 = Rp.2.000.000,-

Lama Balik Modal

Investasi / Laba
3.500.000 / 2.000.000 = 2 Bulan

Strategi pemasaran usaha siomay

Bahan Baku

Bahan baku yang dibutuhkan untuk pembuatan siomay ini yaitu daging tenggiri, tepung tapioka, tepung kanji, serta tepung terigu. Untuk bahan bumbu yang diperlukan adalah bawang putih, bawang merah, garam, penyedap rasa, dan gula. Untuk pelengkap dari makanan siomay ini bisa ditambah dengan taburan bawang goreng agar lebih beraroma dan nikmat. Pembuatan siomay ini tidak menggunakan takaran. Pada setiap pedagang siomay biasanya memiliki takaran sendiri, sehingga rasa yang dihasilkan memiliki ciri khas atau rasa yang berbeda-beda. Bila Anda akan membuat bisnis siomay ini maka sebaiknya coba dahulu beberapa takaran yang dengan bumbu serta bahan baku. Coba minta beberapa orang untuk mencicipi hasil ekspesimen Anda dan suruh mereka menilai siomay tersebut.

Tempat Usaha

Pilihlah lokasi yang dirasa strategis dan bisa dijadikan tempat yang cocok untuk berjualan siomay. Lokasi tersebut seperti wilayah permukiman atau perumaha penduduk, daerah sekitar sekolahan, perkantoran, kampus dan juga pinggir jalan yang banyak dilalui orang. Makanan siomay ini bukanlah makanan pokok sehingga banyak orang yang membeli siomay untuk cemilan sebelum makan atau pun sesudah makan. Biasanya hanya digunakan sebagai pengganjal perut saat sedang kelaparan. Jadi, carilah lokasi yang sesuai untuk berjualan dan dapat dijangkau oleh para pembeli.

Perlengkapan Usaha

Pada umumnya usaha siomay ini kebanyakan dijalankan oleh pedagang kaki lima. Untuk kebanyakan para pedagang kaki lima ini menggunakan etalase atau gerobak yang merupakan perlengkapan usaha wajib dimiliki oleh pengusaha yang ingin menjalankan bisnis siomay ini. Anda juga harus menyediakan peralatan memasak seperti tabung gas dengan kompor, dandang, panci, spatula, wajan yang digunakan untuk memasak dan harus dimiliki untuk menjalankan bisnis siomay menjadi lebih lancar. Selain peralatan tersebut Anda juga wajib memiliki peralatan makan seperti piring, garpu, sendok, gelas, meja dan kursi sebagai pelengkapan usaha lain.

Karyawan

Usaha siomay ini biasanya dijalankan atau dikelola sendiri oleh para pemiliknya. Dengan skala usaha yang dibuat cukup kecil tentu adanya karyawan tidak terlalu dipentingkan. Tetapi jika skala bisnis siomay yang dijalankan cukupp besar maka bisnis membutuhkan beberapa karyawan untuk membantu. Karyawan ini akan bertanggung jawab dengan bisnis siomay yang Anda kelola dengan baik dan harus bisa melayani para konsumen dengan baik. Gaji yang bisa diberikan berkisar antara Rp. 600.000 sampai dengan Rp. 750.000.

Promosi

Cara mempromosikan siomay ini bisa dengan cara memasang spanduk yang merupakan salah satu promosi yang paling sederhana dan bisa dijalankan pada saat mengawali suatu bisnis. Buat isian spanduk dengan tulisan yang menarik serta gambar yang bagus, cara ini akan membuat setiap orang menjadi tertarik dan ingin segera mencicipi siomay yang Anda tawarkan. Selain hal tersebut promosi dari mulut ke mulut ini akan terjadi dengan sendirinya oleh karena itu maka Anda harus bisa mempertahankan rasa siomay, kualitas, kebersihan, kehigienisan dan pelayanan pada bisnis siomay yang Anda kelola.

Harga Siomay

Siomay bukanlah makanan pokok yang wajib dikonsumsi setiap hari maka harga yang bisa ditawarkan jangan terlalu tinggi untuk makanan dengan jenis siomay ini. Jika harga yang Anda tawarkan lebih tinggi dari harga rata-rata maka para pembeli pun akan memilih penjual lainnya. Harga siomay yang dipasarkan berkisar antara Rp. 5.000 hingga Rp. 7.000. Harga siomay ini biasanya sudah dilengkapi dengan sebutir telur ayam rebus dan beberapa bahan lainnya.

Resiko Usaha Siomay

Resiko yang dihadapi dalam menjalankan bisnis siomay adalah persaingan yang berat atau ketat. Usaha ini banyak dijalankan karena modal yang dibutuhkan tidaklah terlalu besar dan cara pembuatan siomay ini tidaklah rumit sehingga banyak berminat untuk menjalankan binis siomay ini. Cita rasa dan kenaikan harga yang memiliki rasa tidak lebih enak dari siomay pedagang lainnya akan membuat masalah bagi kemajuan usaha siomay Anda. Untuk mengatasi hal tersebut cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan mencari tempat yang sangat strategis dan banyak dilalui oleh orang sehingga siomay yang Anda jual nantinya dapat terjual.