Tips Menjalankan Usaha Ternak Cacing Sutra Modal Kecil

Usaha Ternak Cacing Sutra Modal Kecil – Mungkin kebanyakan masyarakat tidak tau yang namanya cacing sutra. Tapi dengan berjalanannya waktu cacing sutra kian laris di pasaran, ada juga untuk umpan memancing. Sehingga sekarang banyak orang yang ingin membuat usaha ternak cacing sutra. Cacing sutra atau biasa disebut cacing rabut ini memiliki panjang sekitar 3 cm. Umumnya cacing ini dapat dengan mudah ditemukan di saluran air. Namun dengan semakin banyaknya kebutuhan para pembudidaya ikan hias. Ketersediaan cacing ini di alam seakan tidak pernah cukup untuk memenuhi permintaan pasar. Peternak ikan hias sendiri memang sangat tergantung pada cacing sutra untuk pakan ikan mereka. Kali ini kami akan membahas tentang ternak cacing sutra.

Tips Menjalankan Usaha Ternak Cacing Sutra Modal Kecil

Tips Menjalankan Usaha Ternak Cacing Sutra Modal Kecil

Cara Budidaya Ternak Cacing Sutra

Ada dua cara untuk melakukan ternak cacing sutra, yaitu dengan beternak lewat media kolam terpal dan beternak lewat media nampan plastik.

A. Ternak cacing sutra lewat media kolam terpal

  • Buat kolam sederhana dari terpal atau plastik dengan luas disesuaikan lahan yang tersedia. Isi dengan lumpur halus (bisa di ambil di sawah) atau akan lebih baik jika diisi lumpur bekas pembesaran lele. Isi kolam hingga hampir penuh, kemudian diamkan selama 3-5 hari sampai lumpur mengendap.
  • Setelah lumpur kolam budidaya cacing sutra mengendap, turunkan air endapan hingga tersisa 5-10 cm air dari permukaan lumpur. Jangan lupa untuk meratakan lumpur memakai papan kayu, diamkan lagi selama beberapa hari dan biarkan selama 2 minggu.
  • Selama proses pemeliharaan cacing sutra, air pada kolam diusahakan mengalir kecil dan pastikan ketinggian air berkisar 2 – 8 cm.
  • Jika tidak ada kendala maka dalam waktu sekitar 10 hari bibit cacing yang sudah ditebar akan mulai berkembang. Ditandai dengan penyebaran cacing sutra ke seluruh bagian kolam budidaya.
  • Untuk menjaga kelangsungan hidup cacing sutra yang di ternak, tambahkan air lumpur bekas pemeliharaan lele dicampur ampas tahu. Ulangi pemberian pakan ini setiap 2 minggu sekali.

Biasanya cacing sutra akan tumbuh dan berkembang selama 2 minggu sejak menebar bibit. Panen pertama bisa dilakukan pada umur 50-60 hari. Dan selanjutnya, panen bisa dilakukan setiap 10-14 hari. Tentu perawatan kolam dan pemberian pakan harus diperhatikan dengan benar agar diperoleh hasil maksimal.

B. Ternak cacing sutra lewat media nampan plastik

Cara budidaya cacing sutra dengan nampan yang pertama dilakukan adalah mempersiapkan bibit cacing sutra. Kalian dapat membeli di toko ikan hias atau dapat mencari di alam bebas. Namun kalian harus melakukan karantina terlebih dahulu pada cacing sutra yang di dapat di alam bebas karena takut mengandung bakteri. Kalian cukup mengaliri cacing dengan air bersih yang mengandung oksigen yang bertujuan untuk menjaga kesehatan cacing. Menggunakan nampan memang sangat menghemat tempat karena hanya perlu menggunakan rak yang cukup kokoh dan tidak gampang rapuh serta menggunakan media nampan. Nampan sendiri tentunya mudah sekali didapatkan. Harganya juga dapat dikatakan sangat murah. Namun, kalian juga harus memperhatikan kualitas dari nampan tersebut agar tidak mudah pecah. Ternak cacing dengan media nampan memerlukan waktu 50 hingga 60 hari dari proses pembibitan hingga panen. Dan memang sangatlah mudah dilakukan, namun yang terpenting adalah tidak menggunakan rak yang rapuh karena jika roboh akan mengakibatkan kegagalan panen. Membudidayakan ternak cacing sutra ini juga dapat kalian lakukan di dalam rumah karena sangat menghemat tempat dan aman.

Demikianlah rangkuman tentang “Tips Menjalankan Usaha Ternak Cacing Sutra Modal Kecil”. Semoga bermanfaat dan berguna.

 

Pencarian terkait:

pengepul jangkrik di palembang , cacingnet , cara membuat makanan cacing sutra