Strategi jitu pemasaran usaha pisang panggang atau bakar

Strategi jitu pemasaran usaha pisang panggang atau bakar – Akhir-akhir ini bisnis yang bergerak dalam bidang kuliner dari tahun ke tahun telah menunjukkan perkembangan yang begitu sangat pesat. Banyak orang yang beranggapan bahwa menjalankan usaha bidang kuliner itu merupakan usaha yang sangat memberikan prospek baik untuk kedepannya, selain itu juga mengingat akan sifat masyarakat yang mempunyai sifat konsumtif yang artinya masyarakat sangat tergantung akan makanan. Sebagai seorang pengusaha yang cerdas, tentunya harus mempunyai daya kreativitas dan inovasi yang tinggi agar ia bisa menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat.

Strategi jitu pemasaran usaha pisang panggang atau bakar

Strategi jitu pemasaran usaha pisang panggang atau bakar

Salah satu contoh bentuk kreativitas dan inovasi yang bisa diimplementasikan dalam dunia bisnis kuliner adalah dengan membuka usaha pisang bakar. Tentunya kita sudah tidak asing lagi akan buah pisang, namun jika kita mengkonsumsi pisang secara terus menerus pasti akan menimbulkan rasa kebosanan, perlu diketahui buah pisang tidak hanya bisa diolah menjadi kripik pisang ataupun sale pisang seperti yang biasanya kita temui. Namun pisang juga bisa dikreasikan menjadi makanan yang lezat dan tidak akan mengurangi rasa dari pisangnya,pisang bakar itulah namanya. Pisang bakar merupakan jajanan yang menggunakan buah pisang sebagai bahan utama, namun untuk mengolah makanan ini dibuat dengan cara dibakar yang kemudian diberi taburan seperti coklat, keju, meses dll.

Usaha pisang bakar ini bisa dibilang bukan usaha yang sulit karena untuk memperoleh bahan utamanya sendiri sangatlah tidak sulit, tinggal Anda mengkreasikan agar pisang bakar bisa nampak cantik yang nantinya akan bisa menarik konsumen. Selengkapnya :

Cara menjalankan usaha pisang bakar

Pemasaran

  • Lakukan eksperimen pada bahan sehingga didapatkan tekstur rasa yang pas.
  • Tentukan perolehan modal, dan buatlah konsep seperti apa bisnis ini akan Anda mulai. Membuka counter atau gerai, gerobak sepeda, sewa stan, atau langsung dengan skala besar, yaitu restoran. Sesuaikan dengan modal, dan pertimbangkan tentang prospek.
  • Ada baiknya Anda memulainya dengan membuka satu menggunakan gerobak sepeda. Jika ini lancar, Anda bisa menambahkan lagi jumlah gerobak. Dan jika ini berjalan sukses, sebaiknya Anda membuka kerja sama waralaba, untuk membuka cabang di wilayah berbeda.
  • Pemasarannya Anda bisa menggunakan jaringan internet, melalui jejaring sosial, Blog, maupun Email.

Kekurangan usaha pisang bakar

  • Masing-masing jenis pisang memiliki tingkatan rasa manis yang berbeda. Demikian pula dengan tekstur daging buahnya. Untuk itu sangat dianjurkan meelakukan uji coba dengan bahan yang berbeda, sehingga ditemukan jenis pisang yang sesuai untuk bisnis ini.
  • Tingkat kematangan pisang juga memiliki tingkat rasa yang berbeda. Sebaiknya cobalah menggunakan berbagai macam tingkat kematangan, mulai dari yang masih mentah, setengah matang, hingga matang.
  • Bandingkan, mana yang rasanya lebih mantap. Ini bisa menjadi bahan pertimbangan.
  • Selalu tingkatkan kreativitas Anda dalam menciptakan varian menu, temukan inovasi, agar pelanggan selalu setia dengan produk Anda. Karena selalu ada yang berbeda dari produk Anda, maka pelanggan tidak akan pernah mengalami kebosanan untuk datang mengunjungi stan Anda.

Analisa modal usaha pisang bakar

Contoh analisa usaha pisang bakar :

Pisanga bakar

Varian :

  • Pisang bakar coklat keju
  • Pisang bakar strawberry
  • Pisang bakar blueberry
  • Pisang bakar coklat
  • Harga : Rp 13.000 per kotak, per kotak dengan isi 10 biji
  • Lokasi : di sekitar kawasan kampus dan pusat perbelanjaan
  • Promosi : promosi dari mulut ke mulut, membuat brostur atau denagn menafaatkan media sosial

Contoh analisa keuangan usaha pisang bakar :

Untuk pembelian peralatan (investasi)

  • rombong = Rp.1,200,000
  • pemanggang = Rp.60,000
  • parutan keju = Rp.5,000
  • kursi = Rp.85,000
  • daftar harga, benner = Rp.55,000
  • peratan lain -lain = Rp.100,000
  • TOTAL = Rp.1,505,000

Untuk pembelian bahan baku selama satu bulan

  • buah pisang = Rp.250,000
  • selai = Rp.85,000
  • coklat, meses,keju = Rp.75,000
  • susu = Rp.80,000
  • lain-lain = Rp.74,000
  • TOTAL = Rp.564,000

Untuk biaya operasional selama satu bulan

  • biaya listrik = Rp.24,000
  • biaya air = Rp.26,000
  • biaya lain-lain = Rp.50,000
  • TOTAL = Rp.100,000

Dari contoh perhitungan di atas dapat diketahui jumlah modal yang bisa Anda gunakan untuk menjalankan usaha pisang bakar adalah : (Rp 1,505,000 + Rp 564,000 + Rp 100,000) = Rp 2,169,000

  • Harga Pokok Produksi (HPP) =Biaya bahan baku Rp 564,000
  • Biaya Tenaga Kerja Rp –
  • BOP Rp 100,000
  • Biaya Produksi Rp 664,00

Asumsi pertama :

Jika diasumsikan dalam satu hari Anda bisa menjual sebanyak 12 kotak pisang bakar dengan harga Rp 13.000 per kotak, maka pendapatan penjualan dalam satu hari Anda adalah : 12 x Rp 13.000 = Rp 156.000
Asumsi kedua :

Jika diasumsikan dalam satu bulan maka perhitungan pendapatan penjualan adalah sebagai berikut : 12 x 30 hari x Rp 13.000 = Rp 4.680.000

Keuntungan kotor :

Total penjualan-total HPP = Rp 4.680.000 – Rp 664.000 = Rp 4.016.000

Keuntungan bersih :

Total keuntungan kotor – BOP = Rp 3.916.000

Laporan laba – rugi :pendapatan dari penjualan

  • penjualan bersih = Rp.4,680,000
  • pembelian = Rp.664,000
  • Laba Kotor = Rp.4,016,000

Biaya Usaha

  • biaya listrik = Rp.24,000
  • biaya air = Rp.26,000
  • biaya sewa = Rp.50,000
  • total biaya usaha = Rp.100,000
  • Laba bersih selama satu bulan = Rp.3,916,000

Pencarian terkait:

analisa usaha pisang bakar