Prospek Cerah Bisnis Budidaya Pisang Cavendish

Peluang usaha pisang cavendish – Secara sekilas, pisang ini mirip dengan pisang ambon, rasa manis dan sedikit ada rasa masam, dengan daging buah yang lembut dan berwarna putih kekuningan. Pisang cavendish juga kaya akan kandungan vitamin, mineral, karbohidrat dan serat menjadikan pisang ini salah satu buah favorit rakyat indonesia sehingga memiliki banyak pelaku usaha melirik prospek cerah budidaya pisang cavendish. Karena selain buahnya yang dapat dijadikan lahan usaha, pembibitan pisang cavendish juga memiliki prospek yang tidak kalah cerahnya.

pisang cavendish

Pisang Cavendish merupakan komoditas buah tropis yang sangat popular di dunia. Di Indonesia, pisang ini lebih dikenal dengan sebutan Pisang Ambon Putih. Pohon Pisang Cavendish mempunyai tinggi batang 2,5 – 3 m dengan warna hijau kehitaman. Daunnya berwarna hijau tua. Panjang Tandan 60 – 100 cm dengan berat 15 – 30 kg. Setiap tandan terdiri dari 8 – 13 sisir dan setiap sisir ada 12 – 22 buah.

Panduan Teknis Budidaya Pisang Cavendish

Pisang cavendish dapat tumbuh di daerah tropis baik di dataran rendah maupun dataran tinggi dengan ketinggian tidak lebih dari 1.600 m di atas permukaan laut (dpl). Suhu optimum untuk pertumbuhan adalah 27˚C – 38 ˚C, dengan keasaman tanah (pH) 4,5 – 7,5.

1. Persiapan bibit

Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan budidaya pisang cavendish adalah ketersediaan benih bermutu, bibit yang bebas hama dan sehat. Langkah – langkah persiapan bibit pisang cavendish :

  • Pisang cavendish bisa diperbanyak secara vegetatif yaitu mengambil tunas – tunas anakan yang tumbuh disekitar pohon induk. Pilihlah bibit yang berasal dari indukan yang sehat.
  • Bahan bibit terbaik yang digunakan adalah anakan pedang (tinggi 40-100 cm), dengan ciri daun berbentuk seperti pedang dengan ujung runcing
  • Lakukan sanitasi bibit sebelum ditanam dengan memberikan insektisida dengan dosis 0,5 – 1 % selama 10-15 menit, kemudian angin – anginkan agar luka pada calon bibit hasil pemotongan mengering . Hal ini berfungsi untuk menghindari penyebaran hama dan penyakit pada calon bibit pisang.

2. Persiapan lahan

Pisang cavendish dapat ditanam pada tanah kering (tegalan )dan tanah persawahan, adapun langkah – langkah untuk mempersiapkan lahan yaitu:

  • Lahan dibersihkan dari sisa tanaman bisa dilakukan secara manual dengan cangkul atau menggunakan mesin traktor.
  • kemudian siapkan lubang tanam ukuran 50 cm x 50 cm x 50 cm dengan jarak tanam 4 meter.
  • Pembuatan Teras (petakan) dan Saluran Pembuangan Air. Pembuatan Teras diperlukan untuk permukaan tanah yang miring,lebar teras menyesuaikan kemiringan tanah pada areal penanaman,Pembuatan Saluran air ini dianjurkan untuk areal tanam yang mempunyai kemiringan kecil dan tanah datar,hal ini berfungsi mengindari genangan air berlebihan pada areal tanam pisang.

3. Waktu tanam bibit pisang cavendish

Menanam pisang cavendish sebaiknya pada awal musim hujan agar terhindar dari kekeringan pada awal pertumbuhan dan masuk musim kemarau buah sudah siap dipanen.

Idealnya untuk mendapatkan produksi dan kualitas buah yang baik, penanaman pisang dilakukan 2 tahap (setahun 2 kali) dengan selisih penanaman 6 bulan. Penanaman pertama menggunakan jarak tanam dengan lebar 4 m x 4 m, kemudian penanaman tahap kedua dilakukan di sela – sela jarak pada ppwaktu penanaman tahap pertama. Hal ini bertujuan untuk mengatur waktu panen dan pembongkaran tanaman pasca panen.

4. Pemupukan

Sebelum penanaman, lubang tanam diberi pupuk kandang 10 kg/lubang dan dibiarkan sebelum ditanami selama 1-2 minggu. Sedang pupuk anorganik yang diberikan adalah 350 kg Urea + 150 kg SP- 36, dan 150 kg KCL per ha/tahun atau 0,233 kg Urea, 0,10 kg SP-36 dan 0,10 kg KCl per tanaman.

Untuk tanaman yang baru ditanam diberi 3 kali yaitu saat tanam, saat umur bulan dan umur 6 bulan. Sedangkan untuk tanaman umur 1 tahun atau lebih pupuk diberikan 2 kali yaitu awal musim hujan dan menjelang akhir musim hujan.

5. Pemangkasan

Pemangkasan daun kering ditujukan untuk pencegahan penularan penyakit, mencegah daun tua tertutup anakan dan melindungi buah dari goresan daun. Saat pengembangan setidaknya ada 6-8 daun sehat untuk pengembangan buah maksimum.

Setelah pemangkasan pemangkasan daun bunga jantan sebaiknya tidak dilakukan lagi. Hiasan dari bekas daun tanaman sakit dikumpulkan dan kemudian dibakar, kemudian mensterilkan alat pemangkasan dengan disinfektan seperti menggunakan bayclean atau alkohol.

6. Penyiangan

Pengendalian gulma secara mekanis terutama dilakukan pada saat tanaman berumur 1-5 bulan, terutama 3 bulan pertama harus dilakukan secara intensif. Setelah tanaman 5-bulan-tua pengendalian dapat dukurangi karena kanopi tanaman dapat menekan pertumbuhan gulma.

Pada saat ini pengendalian gulma dapat dilakukan dengan herbisida karena tanaman ini cukup tinggi sehingga daun tanaman tidak terkena herbisida. Penyiangan dilakukan dengan selang waktu 2-3 bulan. Pada daerah yang pernah terserang penyakit layu Panama dan penyakit darah, penyiangan dianjurkan untuk menggunakan herbisida dan tidak dianjurkan untuk menggunakan cangkul atau koret untuk mencegah penularan penyakit akibat kontak dengan alat.

7. Penjarangan Anakan

Penjarangan anakan bertujuan untuk mengurangi jumlah anakan, menjaga jarak tanam dan menjaga agar produksi tidak menurun. Penjarangan anakan dilakukan dengan memelihara 1 tanaman induk (umur 9 bulan), 1 anakan (umur 7 bulan), dan 1 anakan muda (umur 3 bulan), dilakukan rutin setiap 6-8 minggu. Anakan yang dipilih atau disisakan adalah anakan yang terletak pada tempat yang terbuka dan yang terletak diseberangnya.

8. Perawatan Tandan

Membersihkan daun di sekitar tandan daun terutama daun yang kering. Selain itu membuang buah pisang yang tidak sempurna yang biasanya pada 1-2 sisir terakhir, dan diikuti oleh pemotongan bunga jantan sehingga buah dalam tandan di atas itu dapat tumbuh dengan baik.

Kemudian buah dibungkus/dikerodong dengan kantong plastik ukuran 1 mx 45 cm. Hal ini dilakukan untuk melindungi buah dari kerusakan oleh serangga atau gesekan daun. Setelah dibungkus, tandan yang memiliki konsepsi yang sama dapat diberi label (misalnya, dengan tali dengan warna yang sama).

Hal ini untuk menentukan waktu panen yang tepat sehingga umur dan ukuran buah seragam. Sehingga tanaman tidak runtuh sebelum buah dipanen, dapat di sangga dengan bambu atau dengan mengikat tandan dasar dengan kabel atau tali yang dibuat antara baris tanaman pisang.

9. Panen

Umur 1 tahun rata-rata pisang sudah berbuah, pentuan panen pisang cavendish ditentukan oleh umur buah dan bentuk buah. Salah satu ciri khas panen adalah mengeringnya daun bendera. Buah yang cukup umur untuk dipanen berumur 80-100 hari.

Cara Panen. Buah pisang dipanen bersama tandannya dengan panjang tandan kira-kira 30 cm dari pangkal sisir paling atas dengan mengunakan pisau yang tajam.

Selain itu buah pisang yang akan dipanen disesuaikan dengan tujuan komersialnya. Apakah untuk tujuan konsumsi lokal atau keluarga dengan panen dilakukan setelah buah tua atau bahkan sudah ada yang masak di pohon. Sedangkan untuk ekspor, pisang dipanen tidak terlalu tua (derajat ketuaan 75-85%), tetapi sudah masak fisiologis (kadar patinya sudah maksimum). Pada keadaan ini kualitas buah cukup baik dan mempunyai daya simpan cukup lama.

Dengan harga jual pisang cavendish yang rata – rata Rp 20.000/kg menjadikan buah pisang ini bisa dijadikan salah satu ide usaha yang berprospek cerah taupun bisa anda jadikan sebagai usaha sampingan dengan hasil yang menggiurkan. Bagaimana, apakah anda tertarik mencobanya???

Pencarian terkait:

harga pasaran pisang cavendish , pemasaran pisang cavendish , Cara memasarkan pisang carvendish , peluang usaha nanam pisang capendis