Peluang usaha kuliner kedai burjo dan mie instan

Peluang usaha kuliner kedai burjo dan mie instan – Burjo atau Bubur Kacang Ijo merupakan sebuah konsep dunia perwarungan yang pada awalnya nih gan memang warung yang dikhususkan untuk menjual hidangan bubur (ketan) kacang hijau. Namun, seiring dengan perkembangan teknologi dan mungkin tidak ingin kalah dengan basis OS Android yang selalu berkembang versinya, maka warung ini pun melakukan upgrade versi menu yang dijual di dalamnya. Menu/ hidangan yang sebelumnya khusus untuk kacang hijau kini telah bertambah dan jenisnya pun beragam. Bahkan pada sebagian besar warung, bubur kacang hijau telah terdegradasi (atau dihilangkan) dari jajaran menu utama yang dijual, sehingga sering Burjo hanyalah sekedar nama/ istilah gan.

Peluang usaha kuliner kedai burjo dan mie instan

Peluang usaha kuliner kedai burjo dan mie instan

Ekspansi warung burjo ini sudah sangat luas dan tersebar di berbagai kota besar di Indonesia loh gan. Sebutlah kota kota seperti Yogyakarta, Semarang, Solo, Surabaya, Malang dan sebagainya. Setidaknya di area sekitar kampus besar/ kos kosan mahasiswa di kota tersebut, sejauh mata memandang dapat ditemukan warung burjo. Meskipun hanya berbekal menu serta fasilitas seadanya bisnis ini terbukti mampu mendatangkan pundi-pundi keuntungan. Jadi tak heran jika saat ini warung makan dengan konsep seperti ini sudah menjamur di beberapa tempat. Target utamanya adalah anak kos-kosan dan para pekerja malam. Pada umumnya warung burjo dan mie instan ini buka selama 24 jam. Dengan bangunan semi permanen, warung burjo bisa menjadi wirausaha dengan modal kecil yang bisa dilakukan siapa saja.

Modal awal usaha warung burjo

Daya Tarik Bisnis Warung Burjo

  • Menunya sederhana dan murah sehingga margin keuntungan cukup besar.
  • Mempunyai segmen pasar yang jelas yakni anak koskosan, mahasiswa dan pekerja malam.
  • Cara pengolahanya sangat mudah, sehingga tidak dibutuhkan keahlian khusus
  • Modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar.
  • Bahan baku yang digunakan sangat mudah didapatkan.

Kunci sukses bisnis burjo

  • Biasanya warung burjo dan mie instan ini digunakan untuk nongkrong jadi berikanlah pelayanan yang membuat pelanggan betah. Sebagai contoh membuat tempat yang luas atau menambahkan televisi.
  • Melakukan Inovasi Menu. Karena semakin maraknya bisnis warung burjo, maka buatlah menu yang tidak standar agar para konsumen lebih tertarik.

Analisa usaha burjo

Modal Awal

  • Sewa tempat selama 1 tahun : Rp 8.000.000,-
  • Kursi dan Meja : Rp 700.000,-
  • Peralatan Masak : Rp 600.000,-
  • Peralatan Makan : Rp 400.000,-
  • Biaya operasional : Rp 1.500.000,-
  • TOTAL MODAL : Rp 11.200.000,-

Pengeluaran Selama Satu Bulan

  • Bahan Baku : Rp 4.500.000,-
  • Gaji Karyawan (2 orang) : Rp 1.800.000,-
  • Biaya listrik dan air : Rp 150.000,-
  • Plastik : Rp 30.000,-
  • Saus Sambal : Rp 30.000,-
  • Jumlah Pengeluaran : Rp 6.510.000,-

Pemasukan Selama Satu Bulan

  • 30 hari x 40 mangkuk burjo (@3000) = Rp 3.600.000,-
  • 30 hari x 40 mangkuk mie (@4000) = Rp 4.800.000,-
  • 30 hari x 40 minuman (@2000) = Rp 2.400.000,-
  • Jumlah Pemasukan = Rp 10.800.000,-

Keuntungan jualan burjo

Rp 10.800.000,00 – Rp 6.510.000,00 : Rp 4.290.000,-

Dengan keuntungan sebesar ini maka dalam kurun waktu 2,6 bulan modal sudah bisa kembali. Namun modal ini tentu disesuaikan dengan kemampuan masing masing. Dan perhitungan ini juga tidak bisa dijadikan patokan hanya untuk gambaran atau simulasi semata, mengingat harga barang barang bisa berubah sewaktu waktu dan juga harga setiap kota juga ada perbedaan.

Pencarian terkait:

jelaskan perbedan antara anggrek ephytis dgn anggrek semi ephytis