Peluang usaha dan keuntungan membuka agen gas lpg pertamina

Peluang usaha dan keuntungan membuka agen gas lpg pertamina – Pernahkah dalam benak anda ingin membuka sebuah usaha menjadi agen lpg 3 kg? Menjadi agen gas elpiji 3 kg sangat menguntungkan. Peluang bisnis di tahun 2017 ini sangat sayang untuk dilewatkan. Sebagai usaha yang menjanjikan usaha jualan gas baik sebagai pengecer, agen dan sub agen sangat mudah. Seiring dengan program pemerintah yang melakukan konversi dari minyak tanah ke gas elpiji, kebutuhan dan pasokan gas berukuran 3 kg pun semakin meningkat. Agen minyak tanah pun berganti menjadi agen gas.

Peluang usaha dan keuntungan membuka agen gas lpg pertamina

Peluang usaha dan keuntungan membuka agen gas lpg pertamina

Tidak semua agen atau sub agen merata ada di suatu wilayah. Ada pula daerah yang tidak memiliki sub agen gas elpiji sehingga harus membeli ke agen yang jaraknya cukup jauh. Adakah hal ini terjadi di wilayah tempat tinggal Anda? Jika iya, inilah salah satu peluang bisnis yang cukup menjanjikan.

Syarat dan izin menjadi agen gas LPG 3kg pertamina

Surat keterangan kerjasama dengan agen LPG daerah

Ini adalah sebuah surat keterangan yang menerangkan bahwa sub agen atau pengecer ini akan melakukan kerjasama dengan agen LPG yang ada di daerah tersebut, dengan adanya surat keterangan ini juga pada Agen dapat mendata, berapa tabung gas yang akan digunakan oleh para sub agen atau para pengecer setiap harinya.

Surat izin usaha perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dan HO atau Hinderordonnantie adalah sebuah surat izin gangguan

Surat HO ini biasanya akan didapat dari Dinas perizian yang ada di kota Anda. Dengan adanya surat izin ini maka perusahaan atau tempat usaha Anda dapat menjual tabung gas dengan aman.

Surat izin dan rekomendasi

Ini adalah sebuah surat Keterangan Izin dan juga rekomendasi untuk dapat mendirikan usaha pangkalan LPG di Kelurahan Anda. Surat seperti ini biasanya harus mendapatkan izin dari keluarahan dan RT dan RW setempat.

Fotokopi KPT

Anda juga harus menyerahkan fotokopi KTP, selain itu juga menyerahkan foto berwarna dengan ukuran tertentu. Yang terakhir yang ada dalam persyaratan menjadi agen penyalur LPG adalah adanya surat kesanggupan patuh pada peraturan Pertamina.

Surat ini tentunya harus dibuat oleh para pengecer atau sub agen untuk dapat mematuhi berbagai macam persyaratan yang diberikan oleh Pertamina.

Cara memulai bisnis agen gas lpg pertamina

  • Siapkan sebuah tempat yang cukup luas. Ukurannya, minimal sebuah truk pengangkut gas bisa masuk ke tempat tersebut. Selain itu, tempat tersebut harus dapat menampung gas elpiji berukuran 3 kg sebanyak 200 tabung, bahkan lebih.
  • Carilah informasi agen gas elpiji yang dapat bekerja sama dengan Anda. Kemudian, bicarakanlah apakan agen tersebut dapat mengizinkan Anda untuk menjadi sub agennya.
  • Jika kesepakatan terjadi, berarti Anda telah siap menjadi sub agen. Nah, hal yang harus Anda lakukan kemudian adalah meminta izin usaha pada pengurus RT dan RW setempat sebagai wakil dari masyarakat sekitar. Hal ini perlu dilakukan sebagai upaya antisipasi dari warga jikalau terganggu karena terjadinya kebisingan saat bongkar muat gas, bahkan waspada jika sesuatu terjadi dengan tempat sub agen gas elpiji tersebut.
  • Siapkan modal yang cukup sebagai jaminan bahwa agen akan selalu memberikan pasokan gas kepada Anda.
  • Perhatikan selalu keamanan dan kenyamanan tempat usaha beserta lingkungan di sekitarnya.

Hambatan bisnis agen gas lpg

Beberapa hambatan yang dapat terjadi dalam menekuni bisnis sub agen gas ini adalah sebagai berikut.

  • Terlambatnya pasokan dari agen karena kendala transportasi.
  • Berkurangnya pasokan dari agen karena pasokan dari pertamina pun berkurang kepada agen.
  • Warga masyarakat datang berbondong-bondong ke tempat sub agen saat terjadi kelangkaan pasokan. Mereka mengantri di tempat Anda sambil menunggu datangnya truk pemasok gas dari agen. Hal ini tentu akan menimbulkan suasana yang mencemaskan dan rentan terjadi kerusuhan karena saling berebut gas.
  • Lingkungan yang tidak nyaman karena aroma gas, meskipun dari tabung yang telah habis, masih dapat tercium. Hal ini tentu dapat mengganggu kesehatan dan membahayakan jika ada percikkan api.

Strategi bisnis agen gas lpg

Berikut beberapa strategi bisnis yang dapat Anda pelajari untuk menjalankan usaha ini.

  • Pilihlah lokasi yang strategis dan potensial untuk menyalurkan gas kepada masyarakat.
  • Rekrutlah beberapa orang untuk menjadi penyalur gas kepada warung-warung di sekitar atau kepada rumah tangga langsung.
  • Lengkapilah tempat usaha Anda dengan sistem pengamanan pagar yang memadai dan cukup tinggi. Hal ini demi keamanan timbunan gas yang ada agar terhindar dari pencurian dan dari tindakan yang dapat membahayakan, misalnya ada percikkan api dari rokok. Berlakukan harga standar sesuai pasaran atau sesuai harga dari agen.

Analisa modal usaha agen gas lpg

Berikut adalah contoh analisis bisnis sub agen gas elpiji 3 kg.

Modal Awal:

Peralatan:

Renovasi tempat usaha = Rp 3.000.000,00
Pemasangan pagar besi = Rp 2.000.000,00
Deposit modal ke agen (untuk 300 gas 3 Kg) = Rp 5.000.000,00
Promosi (papan usaha) = Rp 100.000,00
Jumlah = Rp 10.100.000,00

Peralatan mengalami penyusutan selama 4 tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp 1.000,00 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp 10.100.000,00 – Rp 1.000,00) / 4 = Rp 2.524.750,00 per tahun atau sama dengan Rp 210.395,00 per bulan.

Perhitungan Laba/(Rugi) per Bulan Pendapatan:

Omzet penjualan ± 300 tabung gas 3 kg
Harga jual gas Rp14.000,00 x 300 = Rp 4.200.000,00

Biaya-biaya:

Upah karyawan (penyalur) 3 orang @ Rp300.000,00 = Rp 900.000,00
Pembelian gas = Rp 2.000.000,00
BBM = Rp 150.000,00
Biaya penyusutan peralatan = Rp 210.395,00
Jumlah biaya = Rp 3.260.395,00
Laba Bersih = Rp 939.605,00

Catatan: Analisa harga peralatan, perlengkapan, dan biaya-biaya lain wirausaha ataupun bisnis bisa berubah kapan saja seiring waktu, silahkan sesuaikan dengan analisa harga dan biaya-biaya lain di daerah anda.