Peluang Bisnis Budidaya Ternak Jangkrik Untuk Pemula

Peluang Bisnis Budidaya Ternak Jangkrik Untuk Pemula – Siapa yang tidak mengenal dengan serangga yang satu ini, mungkin kalian yang bertempat tinggal di sekitaran persawahan, perkebunan, dan bahkan di sekitar hutan pasti tau yang namanya serangga jangkrik. Jangkrik memiliki suara yang khas, yaitu suaranya yang nyaring dan begitu keras. Jangkrik juga berfungsi sebagai pakan burung kicauan, umpan memancing, dan selain untuk pakan burung kicauan dan umpan memancing jangkrik juga bisa dikonsumsi sebagai bahan makanan yaitu peyek. Dengan melunjaknya burung kicauan, budidaya jangkrik pun semakin melunjak juga.

Peluang Bisnis Budidaya Ternak Jangkrik Untuk Pemula

Peluang Bisnis Budidaya Ternak Jangkrik Untuk Pemula

Jangkrik merupakan makanan yang lezat bagi yang suka, karena jangkrik memiliki manfaat dan kandungan gizi yang baik. Inilah manfaat jangkrik bagi kesehatan manusia, diantaranya sebagai berikut :

  1. Memiliki protein yang jauh lebih banyak.
  2. Jangkrik dapat mencegah penyempitan pembuluh darah.
  3. Dapat meningkatkan stamina dan kebugaran tubuh manusia.
  4. Baik untuk pertumbuhan manusia dan perkembangan anak.
  5. Dapat meningkatkan vitalitas pria maupun wanita.
  6. Mengkomsumsi jangkrik dapat membuat kita awet muda.

Cara Bisnis Budidaya Ternak Jangkrik

Ternak jangkrik merupakan jenis usaha yang susah jika kalian tidak merencanakannya dengan matang, dan akan sangat merugikan usaha. Ada beberapa tahap yang perlu dilakukan dalam merencanakan usaha ternak jangkrik, yaitu penyusunan jadwal kegiatan, menentukan struktur organisasi, menentukan spesifikasi pekerjaan, menetapkan fasilitas fisik, merencanakan metoda pendekatan pasar, menyiapkan anggaran, mencari sumber dana dan melaksanakan usaha ternak jangkrik. Selain itu bisnis ternak jangkrik sendiri merupakan bisnis yang boleh dibilang cukup minim resikonya dan tingkat keberhasilannya juga bisa mencapai 90%. Namun begitu bukan berarti kalian bisa sesuka hati dalam beternak jangkrik, tetap ada langkah atau upaya yang kita mesti lakukan agar budidaya jangkrik yang kalian lakoni bisa berhasil dan memberikan keuntungan. Tidak sedikit hal-hal yang mesti kalian perhatikan dalam beternak jangkrik, salah satunya adalah mengenai lokasi, kemudian juga mengenai kandang, dan juga yang tak kalah penting mengenai pakan jangkrik sendiri. Dibawah ini adalah cara budidaya jangkrik, meliputi :

  • Persiapan Pembuatan Kandang Jangkrik
    Untuk persiapan pembuatan kandang jangkrik, sebaiknya dihindarkan dari lalu lalang orang lewat terlebih lagi untuk kandang peneluran. Untuk menjaga kondisi kandang yang mendekati habitatnya, maka dinding kandang diolesi dengan lumpur sawah dan diberikan daun-daun kering seperti daun pisang, daun timbul, daun sukun dan daun-daun lainnya untuk tempat persembunyian disamping untuk menghindari dari sifat kanibalisme dari jangkrik. Dinding atas kandang bagian dalam sebaiknya dilapisi plester keliling agar jangkrik tidak merayap naik sampai keluar kandang. Di salah satu sisi dinding kandang dibuat lubang yang ditutup kasa untuk memberikan sirkulasi udara yang baik dan untuk menjaga kelembapan kandang. Untuk ukuran kotak pemeliharaan jangkrik, tidak ada ukuran yang baku. Yang penting sesuai dengan kebutuhan untuk jumlah populasi jangkrik tiap kandang. Menurut hasil pemantauan dilapangan dan pengalaman peternak, bentuk kandang biasanya berbentuk persegi panjang dengan ketinggian 30-50 cm, lebar 60-100 cm sedangkan panjangnya 120-200 cm. Kandan jangkrik dapat dibuat dari kayu dengan rangka kaso, namun untuk mengirit biaya, maka dinding kandang dapat dibuat dari triplek. Kandang biasanya dibuat bersusun, dan kandang paling bawah mempunyai minimal empat kaki penyangga. Untuk menghindari gangguan binatang seperti semut, tikus, cecak dan serangga lainnya, maka keempat kaki kandang dialasi mangkuk yang berisi air, oli, minyak tanah atau juga vaseline yang dilumurkan ditiap kaki penyangga.
  • Pemilihan Bibit Jangkrik
    Sebelum kalian memilih bibit jangkrik, kalian harus memperhatikan ciri-ciri jenis jangkrik jantan dan jangkrik betina. Inilah ciri-ciri jangkrik jantan dan jangkrik betina :
  1. Ciri-ciri jangkrik jantan
    Selalu mengeluarkan suara mengerik yang nyaring, memiliki punggung yang kasar dan bergelombang dan tidak mempunyai ovipositor di ekornya.
  2. Ciri-ciri jangkrik betina
    Memiliki permukaan punggung atau sayap yang halus, jangkrik betina sangat jarang mengeluarkan suara mengeriknya dan untuk jangkrik betina terdapat ovopositor dibawah ekornya untuk mengelurkan telurnya.
    Untuk pemilihan bibit jangkrik tentunya kalian sudah paham untuk menentukan atau memilih bibit yang baik, jangkrik yang sehat, dan tentunya tidak cacat. Calon induk yang baik adalah jangkrik yang berasal dari tangkapan alam bebas, karena biasanya memiliki ketahanan tubuh yang lebih baik. Kalaupun induk betina tidak dapat dari hasil tangkapan alam bebas, maka induk dapat dibeli dari peternakan. Sedangkan induk jantan diusahakan dari alam bebas, karena lebih agresif dan sehat.
  • Pemberian Pakan Pada Jangkrik
    Anakan umur 1-7 hari diberikan pakan pellet atau Voor yang dibuat dari kacang kedelai, beras merah dan jagung kering yang dihaluskan. Setelah fase ini, anakan dapat mulai diberi pakan sayur-sayuran disamping jagung muda dan sayuran lainnya.
    Sedangkan untuk jangkrik yang sedang dijodohkan, diberi pakan antara lain adalah sawi, wortel, jagung muda, kacang tanah, daun singkong serta ketimun karena kandungan airnya tinggi. Bahkan ada juga yang menambah pakan untuk ternak yang dijodohkan, meliputi bekatul jagung, tepung ikan, ketan hitam, kuning telur bebek, dan beberapa vitamin yang dihaluskan dan dicampur menjadi satu.
  • Sistem Perkawinan dan Reproduksi
    Induk dapat memproduksi telur yang daya tetasnya tinggi ± 80-90 % apabila diberikan makanan yang bergizi tinggi. Setiap peternak mempunyai ramuan-ramuan yang khusus diberikan pada induk jangkrik yaitu bekatul jagung, ketan item, tepung ikan, kuning telur bebek, kalk dan kadang-kadang ditambah dengan vitamin. Disamping itu suasana kandang harus mirip dengan habitat alam bebas, dinding kandang diolesi tanah liat, semen putih dan lem kayu, dan diberi daun-daunan kering seperti daun pisang, daun jati, daun tebu dan serutan kayu. Jangkrik biasanya meletakkan telurnya dipasir atau tanah. Jadi didalam kandang khusus peneluran disiapkan media pasir yang dimasukkan diwadah plastik yang berbentuk penampi beras. Perbandingan antara betina dan jantan 10:2, agar didapat telur yang daya tetasnya tinggi. Apabila jangkrik sudah selesai bertelur sekitar 5 hari, maka telur dipisahkan dari induknya agar tidak dimakan induknya kemudian kandang bagian dalam disemprot dengan larutan antibiotik atau air biasa. Selain peneluran secara alami, dapat juga dilakukan peneluran secara caesar. Akan tetapi kekurangannya ialah telur tidak merata matangnya.
  • Cara Pemanenan dan Pascapanen
    Peternak jangkrik dapat memperoleh 2 hasil utama yang nilai ekonomisnya sama besar, yaitu telur yang dapat dijual untuk peternak lainnya dan jangkrik dewasa untuk pakan burung dan ikan serta untuk tepung jangkrik. Telur yang sudah diletakkan oleh induknya pada media pasir, disaring dan ditempatkan pada media kain yang basah. Untuk setiap lipatan kain basah dapat ditempatkan 1 kg telur yang kemudian untuk diperjual belikan. Sedangkan untuk jangkrik dewasa umur 25-30 hari dimana tubuhnya baru mulai tumbuh sayap, ditangkap dengan menggunakan tangan dan dimasukkan ketempat penampungan untuk dijual. Setelah dilakukan pemanenan, sebaiknya kandang harus segera di bersihkan dengan mencucinya menggunakan air yang sebelumnya telah di campur dengan sabun cuci untuk menghilangkan kotoran dan penyakit. Sebaiknya hal ini dilakukan pada siang hari karena setelah di cuci kandang-kandang tersebut harus di jemur dibawah matahari. Sedangkan sisa-sisa dari kotoran jangkrik yang di panen bisa di manfaatkan sebagai pupuk kandang.
  • Pencegahan Hama Penyakit Jangkrik
    Mengenai hama dan penyakit pada jangkrik, untuk sampai saat ini masih belum ditemukan penyakit yang serius yang menyerang atau menjangkiti jangkrik. Yang cukup sering ditemukan adalah biasanya penyakit yang ada timbul karena jamur yang menempel pada daun-daun. Sedangkan untuk masalah hama, biasanya yang sering menyerang jangkrik adalah semut atau serangga kecil lainnya, tikus, cicak, katak dan ular. Untuk menghindari infeksi oleh jamur, maka makanan dan daun tempat berlindung yang tercemar jamur harus dibuang. Hama pengganggu jangkrik dapat diatasi dengan membuat dengan membuat kaleng yang berisi oli bekas, minyak tanah atau dapat dilakukan pencegahan secara manual. Setelah pencegahan berilah vaksin dan obat, karena hama dan penyakit dapat diatasi secara prefentif, maka penyakit jangkrik dapat ditekan seminim mungkin.

Cara Pemasaran Bisnis Ternak Jangkrik

Pemasaran untuk ternak jangkrik dewasa ini lebih banyak di tujukan untuk pemenuhan permintaan untuk para peminat burung kicau dan para peternak ikan. Distribusi jangkrik biasanya dilakukan dari peternak ke pengepul jangkrik lalu disalurkan ke pengecer. Tapi untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar dapat dilakukan pemotongan jalur distribusi yaitu dengan pendistribusian jangkrik dari peternak langsung ke pengecer. Karena merupakan barang hidup, biasanya harga jangkrik di tentukan oleh pasar. Harga jangkrik cenderung berubah-ubah setiap harinya. Hal ini di pengaruhi oleh seberapa banyaknya kebutuhan permintaan dan ketersediaan jangkrik di pasaran. Jangkrik dewasa ini harga minimum jangkrik berkisar antara Rp 25.000 sampai Rp 30.000 per kilogram nya. Namun disaat jumlah jangkrik sedikit di pasaran dan permintaan naik maka harga maksimal jangkrik berkisar antara Rp 50.000 sampai Rp 150.000 per kilogram nya.

Demikianlah ulasan tentang peluang bisnis budidaya ternak jangkrik dan semoga ulasan ini bermanfaat.

 

Pencarian terkait:

jangkrik net , analisa ternak jangkrik 2017 , jangkriknet , pemasaran jangkrik di palembang , Prospek ternak jangkrik 2017