Pedoman Membuat dan Merawat Kandang Kelinci

Pedoman Membuat dan Merawat Kandang Kelinci – Kelinci termasuk binatang yang menyukai kebersian. Bagi kalian peternak kelinci harus tau, karena kelinci membutuhkan sebuah kandang untuk tempat mereka hidup. Kandang juga bisa dibuat secara terbuka atau bisa juga dengan menggunakan sistem bertingkat. Sebenarnya membuat kandang kelinci tidak harus bagus namun harus disesuaikan dengan sifat kelinci yang menyukai kebersihan dan tentunya cukup luas. Selain itu kalian harus memperhatikan bila kotoran tersebut tidak bisa keluar kandang dan terus menumpuk, maka akan menimbulkan aroma bau dan bisa menjadi sumber bakteri yang bisa membahayakan kesehatan kelinci. Bahan yang kalian butuhkan adalah beberapa kayu atau bambu dan beberapa lembar anyaman kawat.

Pedoman Membuat dan Merawat Kandang Kelinci

Pedoman Membuat dan Merawat Kandang Kelinci

Langsung saja kita akan memberikan pedoman dasar membuat kandang kelinci yang tepat dan baik, meliput :

  • Kandang boleh dengan sistem bersusun. Tetapi pada prakteknya sistem susun untuk tujuan efektivitas ruangan ini sering menjadi boomerang. Dengan modal kandang kayu dan mentalitas kebersihan yang minim akhir-akhir ini kita lihat kotoran menumpuk di kandang. Banyak peternak yang menginginkan kebersihan, tetapi karena sulit membersihkan lalu kotoran pun menumpuk. Tak heran kalau banyak kelinci yang terkena kudis dan gampang terkena bakteri jahat saat udara lembab. Karena itu sebaiknya jangan membuat kandang bersusun. Sistem kandang bersusun sering kali menurunkan kotoran (feses dan urine) kelinci yang berada di atasnya ke kandang kelinci bawah, bahkan tak jarang masuk ke tempat pakan. Ini sangat berbahaya.
  • Kandang lebar lebih baik untuk menghindari kelembaban dan kenyamanan kelinci. Jangan sering meniru kandang orang-orang kota atau penghobi yang miskin lahan sehingga menciptakan penjara buat kelinci dengan luas kandang yang sangat minim. Semakin luas semakin baik. Minimal 4x ukuran besar kelinci. Jangan paksa dengan logika curang manusia dengan alasan tidak punya lahan luas tetapi ingin memelihara banyak lantas memaksa kandang bersusun dan berdesak-desakan. Cepat atau lambat hal iini akan mencelakakan kelinci.
  • Buat alas yang kuat dan tidak bergoyang karena injakan. Itu akan membuat tidak nyaman kelinci. Lebih fatal lagi jika sampai kejepit, bisa mengakibatkan patah kaki.
  • Alas kandang sebaiknya bisa dicopot sehingga setiap pagi kalian bisa mengganti dengan alas kandang lain. Dengan begitu kalian bisa mencuci di luar kandang, lebih efektif mencuci dengan sabun dan bisa langsung dijemur. Ini adalah pola sehat yang harus dilakukan.
  • Buat celah lubang pada dua alas di sudut belakang untuk tempat pipis dan berak. Dengan begitu kalian bisa menghindari tumpukan kotoran. Ingat, jika kotoran menumpuk lewat sehari saja, belakang atau bakteri akan hidup berkembang di situ. Jika kuku kelinci terkena itu biasanya nanti penyakit kudis, bahkan jika tertelan akan mengakibatkan penyakit pencernaan yang gawat. Anak-anak kelinci sering menjadi korban dalam hal ini.
  • Kandang tidak boleh berlubang besar sebab bisa dimasuki tikus. Jika tikus bisa masuk, celakalah anak-anak kelinci yang baru lahir itu. Kandang celah lebar hanya diperbolehkan manakala kalian yakin tidak ada ancaman tikus. Jika anak kelinci kalian sampai dimakan tikus yakinlah bahwa diri pikiran kalian kalah cerdik dengan pikiran tikus.
  • Tinggi kandang tidak boleh pendek sebab salah satu kesehatan kelinci juga ditentukan oleh seringnya berdiri. Buatlah ruang yang tinggi untuk kelinci. Jika ukuran panjang kelinci mencapai 50 Cm, maka kita harus membuat tinggi kandang 60 cm.
  • Jarak tinggi antara alas kandang dengan tanah usahakan minimal 40 Cm. Dengan begitu kelinci jauh dari kotoran.
  • Buatlah ruangan kandang kelinci senyaman mungkin dengan sikulasi udara yang lancar. Kandang boleh berjajar, tetapi tidak boleh terlalu dekat dalam hal model hadap-hadapan. Pokoknya harus dibuat longgar selonggar-longgarnya. Ingat, penularan penyakit bisa disebabkan oleh sentuhan, udara dan debu.
    sinar matahari pagi antara jam 6-8 sangat penting bagi kesehatan kelinci. Buat sinar sehat matahari itu masuk untuk kelinci kalian.
  • Saat membuat kandang jangan hanya berpikir kokoh dan bagus, tetapi juga harus melihat aspek tepat. Kita lihat banyak kandang bagus bahkan mewah, tetapi pada akhirnya tidak sehat.

Ukuran kandang Kelinci

Dalam pembuatan kandang kelinci harus memperhatikan besar kecilnya jenis kelinci, agar efektif dalam penggunaannya. Dibawah ini ukuran kandang yang mungkin dapat digunakan untuk kalian :

  • Kelinci indukan jenis Dwarf Hotot, Nederland Dwarf : ukurannya panjang x lebar x tinggi = 50 x 60 x 40 cm
  • Kelinci indukan jenis Rex, Dutch ,Fuzzy Lop, Holland Lop, Himalayan : ukurannya panjang x lebar x tinggi = 60 x 70 x 45 cm
  • Kelinci indukan jenis New Zealand, Satin : ukurannya panjang x lebar x tinggi = 70 x 80 x 50 cm
  • Kelinci indukan jenis Flemish Giant : ukurannya panjangnya x lebar x tinggi = 70 x 90 x 60-70 cm

Pembuatan Alas Kandang Kelinci

Alas kandang diharuskan mampu mengeluarkan kotoran dan air kencing dapat jatuh kebawah. Hal ini jangan sampai kotoran, sisa makanan dan air kencing menumpuk di alas kandang, ini berakibat sebagai sumber penyakit. Celah-celas alas kandang harus diperhatikan. Untuk penggunaan kawat sebagai alas disarankan lubang kawat 1 x 2 cm dan tidak mudah berkarat. Celah jangan terlalu lebar karena anak kelinci akan sulit bergerak. Hal ini dapat disiasati dengan dengan pemakaian alas bambu yang di tempatkan diatasnya alas kawat tersebut. Pemakaian alas dapat juga menggunakan bagian luar ( kulit ) bambu, diusahakan memakai bambu yang tua dan lurus lebar . Bambu sangat bagus karena licin dan tidak menyerap air kencing.

Bentuk Kandang Kelinci

Kandang kelinci dapat dibuat dengan bentuk bersusun, namun tepat dibawah kandang harus ada jarak sebagai tempat kotorannya nanti karena apabila tidak ada akan mengakibatkan kotoran kelinci diatasnya akan jatuh tepat pada kelinci dibawahnya dan itu akan berakibat berbagai hal seperti kelinci akan terkena bakteri jahat saat lembab, pada jarak kandang tersebut bisa dibuatkan tempat khusus untuk menampung kotoran sementara sebelum dipindahkan. Selain itu kandang juga harus terdapat sirkulasi udara yang cukup supaya kelinci nyaman berada didalamnya.

Cara Merawat dan Membersihkan Kandang Kelinci

Kebersihan kandang merupakan kunci keberhasilan dari beternak kelinci, karena hewan ini sangat rentan dengan pencernaannya apabila kondisi kandang dan tempat minum dan makanannya kotor. Kebiasaan yang bersih dalam merawat kandang akan membawa kebaikan dan keberhasilan dalam beternak. Sedangkan kebiasaan yang membiarkan kandang dalam kondisi kotor , tidak akan lama akan membawa kebrangkutan/kerugian dalam beternak kelinci . Kebersihan kandang meliputi 2 hal yang harus diperhatikan, yaitu kebersihan Harian, ini merupakan aktifitas harian yang harus dilakukan pada pagi hari untuk membersihkan kandang dari sisa makanan malam hari, tempat makan atau minum, dan kotoran pada alas kandang. Dan kebersihan kandang secara keseluruhan ini meliputi genangan air kencing, kotoran yang menumpuk dan membersihkan lantai kandang dengan detergen atau desinfektan ataupun mengepel lantai bawah kandang. Ini lah cara membersihkan kandang dengan benar, meliputi :

  • Sapu bersih kotoran kering sebelum disiram air.
  • Bersihkan kotoran kelinci dan genangan air kencing disudut-sudut kandang baterai.
  • Jangan biarkan kotoran menumpuk dikandang karena berakibat timbulnya penyakit, bila ini terjadi bersihkan sampai benar-benar bersih dan siram dengan deterjen atau vaksin.
  • Tampung kotoran berjarak lebih 10 meter dari kandang dan kelola dengan sehat untuk disiapkan menjadi pupuk.

Beberapa hal yang menunjang kebersihan kandang kelinci dalam beternak, meliputi :

  • Kandang tidak boleh berdekatan dengan usaha lain yang menimbulkan tumpukan kotoran.
  • Kandang tidak boleh menyatu dengan rumah, terutama rumah sempit yang susah dalam proses kegiatan kebersihan.
  • Lantai kandang terbuat dari semen sehingga memudahkan aliran air dan kotoran mudah dibersihkan.
  • Kandang wajib berjauhan dengan hewan peliaharan yang lain seperti unggas, ayam, kambing, sapi terlebih lagi kuncing atau anjing.
  • Kandang harus bisa mengatasi masalah tikus, karena hewan ini membawa kotoran dan bisa memakan anakan kelinci.
  • Tidak boleh ada genangan air dan sampah menumpuk disekitar kandang.
  • Kotoran kelinci dan air kencing harus dibersihkan setiap hari sampai benar-benar bersih.

Semoga artikel Pedoman Membuat dan Merawat Kandang Kelinci ini bermanfaat dan membantu bagi kalian para pencinta ternak kelinci. Salam sukses !!!

Pencarian terkait:

cara mengawinkan puyuh , pintu kandang umbaran , cara membuat kandang aluminium , cara membuat kandang dari aluminium , kandang koloni lb pakai reng kayu , kandang umbaran lovebird di tegal , lantai kandang koloni lovebird , pasir alas kandang merpati , tanaman untuk kandang love bird