Panduan Mendapatkan Modal untuk Usaha

Panduan Mendapatkan Modal untuk Usaha – Modal berhubungan erat dengan kekayaan finansial merupakan faktor awal penunjang berdirinya suatu usaha atau untuk menjaga kelanjutan bisnis, tanpa modal usaha tidak akan berjalan. Modal untuk usaha bisa dari simpanan pribadi, pinjaman maupun dari investor. Modal awal terdiri dari kekayaan, bangunan, kendaraan, perabotan kantor dan peralatan penunjang lainya. Dari macam kategori modal awal nilai aset tersebut akan mengalami penyusutan dari waktu ke waktu misalnya kendaraan dan peralatan komputer yang mana kita harus mengikuti perkembangan teknologi untuk mempercepat kebutuhan kantor. Cara mendapatkan modal tentunya didukung mapannya start up yang akan kita tawarkan kemampuan berbicara sangat diperlukan dalam hal ini, berikut beberapa kiat sukses untuk mendapatkan modal pendukung.

Panduan Mendapatkan Modal untuk Usaha

Panduan Mendapatkan Modal untuk Usaha

Modal dari investor
Langkah ini memang sedikit lebih sulit. Tapi jika anda berhasil mendapatkannya, akan sangat bermanfaat buat bisnis anda kedepannya. Saya punya seorang teman yang berhasil menjalankan cara ini. Umurnya 22 tahun, punya konsep dan ide bisnis yang nggak begitu unik, tetapi dia perhitungkan secara matang bagaimana jalannya usaha tersebut sampai 3 tahun mendatang. Dia menyodorkan proposal ke saya, berisi business plan yang cukup matang. Dia mendatangi teman-teman yang sekiranya mempunyai minat bisnis, mengajak bertemu dengan baik dan dalam suasana kepentingan bisnis. Bukan sekedar main atau ngobrol. Dia juga bercerita mendatangi beberapa orang yang sudah dianggap sangat mapan, untuk menggelontorkan modal.

Lihatlah bahwa kemampuan manajerial juga bisa menjadi modal anda dalam melakukan bisnis. Bahkan anda tidak harus melakukan pekerjaan-pekerjaan teknis. Yang perlu diwaspadai adalah ketika anda mencari investor dari saudara atau teman. Karena rentan sekali terjadi perselisihan di waktu mendatang jika bisnis yang dijalankan telah cukup berhasil. Meskipun dengan saudara, atau teman karib, jangan lupa hitam diatas putih harus selalu ada.

Joint venture kerjasama bagi hasil
Cara ini juga ditempuh banyak orang yang tidak memiliki banyak modal untuk menjalankan usahanya sendiri. Berbeda dengan investor yang hanya menerima laporan, kerjasama bagi hasil biasanya melibatkan pihak-pihak terkait dalam urusan usaha. Kecuali ada perjanjian-perjanjian tertentu dari awal. Misalnya, anda mempunyai ide bisnis kos-kosan. Anda baru memiliki sebidang tanahnya saja, dan belum ada dana untuk membangun kos-kosan itu. Mengapa anda tidak berusaha mengajak orang lain bekerja sama untuk membangunkan rumah kos di tanah anda? Jika tempat yang anda miliki strategis, saya rasa investor pun akan tertarik menanamkan modalnya.

Modal Pinjaman
Meminjam uang adalah cara mendapatkan modal usaha lainnya. Anda bisa meminjam kepada sanak saudara, teman, atau instansi seperti koperasi dan bank. Cara ini mempunyai kelebihan dan kekurangan tentunya. Kelebihannya, anda bisa mendapatkan modal usaha dengan cepat jika anda termasuk orang yang dipercaya. Kekurangannya, anda akan mendapatkan beban ketika merintis usaha. Namun jika anda memang sudah memikirkan baik-baik soal pinjaman modal usaha itu, tidak ada salahnya dicoba. Yang pasti jangan lupa perhitungan diatas kertas, berapa lama anda bisa mengembalikan semua pinjaman? Berapa kira-kira setoran per bulan? Sesuaikan dengan jenis bisnis yang ingin anda kembangkan beserta kondisi anda saat ini.