Kunci Sukses Memulai Usaha Makanan Siap Saji

Kunci Sukses Memulai Usaha Makanan Siap Saji – Saat ini keberadaan restoran makanan cepat saji atau istilah bahasa inggrisnya fast food semakin menjamur sering kita jumpai di setiap kota, karena seiring dengan gaya hidup modern sehari-hari sehingga banyak sekali peminatnya. Restoran cepat saji terlebih dahulu populer di negara barat, tapi kini keberadaannya lumrah di berbagai penjuru dunia dari perkotaan hingga ke pelosok daerah.

kunci sukses memulai usaha makanan siap saji

kunci sukses memulai usaha makanan siap saji

Restoran cepat saji mempunyai banyak sekali makanan yang bervariasi, sesuai dengan konsepnya cepat dalam penyajiannya. Sangatlah beda dengan restoran biasa yang pada umumnya memerlukan proses makanan terlebih dahulu. Di indonesia sendiri usaha makanan cepat saji di dominasi oleh brand terkemuka di dunia, yang di pasarkan dengan sistem francise atau waralaba seperti KFC, McDonald, pizza hut dan lain-lain.

Perkembangan makanan siap saji mempunyai potensi yang menghasilkan keuntungan besar, hanya tugas kota membangun usaha sejnis namun menerapkan konsep yang serupa agar modal yang kita keluarkan tidaklah begitu besar. Apabila kita lihat para pelaku usaha makanan siap saji yang sukses, kebanyakan selalu menciptakan “inovasi” yang tidak pernah berhenti. Mereka tidak ikut-ikutan trend pasar, sebab selera pasar itu tingkat kejenuhannya tinggi.

Untuk itu, bagi Anda yang sedang bingung mencari peluang bisnis di bidang makanan, tidak ada salahnya bila Anda mencoba bisnis makanan cepat saji sebagai pilihan bisnis yang tepat bagi Anda.

Strategi pemasaran makanan siap saji

Konsumen

Pangsa pasar yang sering dibidik pelaku bisnis makanan cepat saji adalah konsumen dari kalangan anak-anak dan remaja. Baik itu para pelajar sekolah, mahasiswa, maupun masyarakat umum lainnya yang menginginkan produk makanan praktis untuk bisa segera dikonsumsi.

Info produk

Dalam menjalankan usaha makanan cepat saji, ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan. Apa saja itu? antara lain sebagai berikut :

  • Tentukan produk fast food yang banyak digemari konsumen. Misalnya beberapa produk yang saat ini sudah banyak beredar di pasaran, seperti hamburger, fried chicken, pizza, kebab, hot dog, French fries, dll. Semakin banyak konsumen yang menyukai produk makanan tersebut, maka akan semakin besar pula peluang pasar yang bisa Anda manfaatkan.
  • Untuk menghasilkan cita rasa makanan cepat saji yang lezat, sebaiknya Anda memperhatikan kualitas bahan baku yang Anda gunakan. Karena secara tidak langsung, pemilihan bahan baku akan mempengaruhi cita rasa produk makanan yang dihasilkan.
  • Anda juga perlu memperhatikan perlengkapan dan peralatan yang dibutuhkan dalam menjalankan usaha makanan cepat saji. Dari mulai gerobak atau booth yang menarik, perlengkapan memasak (seperti kompor gas, dan wajan anti lengket), kemasan produk, dll.
  • Tawarkan harga produk yang sesuai dengan target pasar Anda. Bila lokasi usaha Anda berada di lingkungan pelajar dan mahasiswa, maka berikan harga yang terjangkau. Namun, ketika lokasi usaha Anda berada di lingkungan pusat perbelanjaan atau daerah perkantoran, tidak ada salahnya bila Anda menentukan harga yang sedikit lebih mahal.

Kelebihan bisnis

Penyajiannya yang sangat praktis, membuat makanan cepat saji banyak diminati konsumen. Tentu kondisi ini memberikan keuntungan cukup besar bagi para pelaku bisnisnya, karena potensi pasarnya juga akan semakin besar.

Kekurangan bisnis

Sedangkan resiko bisnis yang sering dihadapi antara lain kenaikan harga bahan baku, dan tingginya persaingan pasar. Untuk mengatasi kendala tersebut, para pelaku bisnis menjalin hubungan kerja dengan supplier bahan baku, dan berusaha menciptakan inovasi baru dalam membuat menu makanan cepat saji.

Pemasaran

Strategi pemasaran produk bisa dilakukan dengan menyebarkan brosur, atau memasang banner di sekitar lokasi usaha. Anda juga bisa membuat gerobak yang unik dengan warna-warna cerah, agar konsumen tertarik untuk mampir membeli di bisnis makanan yang Anda jalankan.
Disamping itu Anda juga bisa memilih lokasi usaha yang strategis, seperti di depan minimarket, di sekitar pusat perbelanjaan, di tempat rekreasi, taman bermain, di sekolah maupun kampus, atau di beberapa tempat umum lainnya.

Kunci sukses

Agar konsumen tidak berpaling ke produk orang lain, maka sebisa mungkin jaga kualitas cita rasa makanan yang Anda tawarkan kepada konsumen. Karena dalam menjalankan bisnis makanan, cita rasa produk makanan yang lezat menjadi kunci utama sebuah bisnis untuk mencapai kesuksesan.

Selanjutnya, karena makanan cepat saji identik dengan penyajiannya yang praktis. Maka sebisa mungkin berikan pelayanan yang sebaik mungkin, baik dari segi waktu penyajian yang cepat maupun dari segi kualitas pelayanannya.
Nah, bagi Anda yang tertarik mencoba peruntungan di bisnis makanan cepat saji. Berikut kami informasikan resep makanan dan analisa ekonomi dari ide bisnis yang bisa Anda coba.

Resep cara membuat burger

Bahan Pembuatan Daging :

300 gram daging giling tanpa lemak
½ buah bawang Bombay, cincang halus
2 sdm kecap inggris
50 gram tepung panir halus
1 ½ sdt merica bubuk
1 sdt pala bubuk
½ sendok teh gula pasir
1 sendok teh kecap manis
3 sendok makan susu cair
Bahan pelengkap
6 buah roti hamburger
6 lembar daun selada
1 buah tomat, iris melintang tipis
1 buah mentimun, iris serong tipis
6 lembar keju
60 gram mayones
30 gram saus sambal
60 gram saus tomat
25 gram mustard
Bahan olesan
2 sdt kecap manis
2 sdt kecap inggris
2 sdt margarin

Cara membuat :

  • Aduk rata semua bahan pembuatan daging, dan bentuk menjadi bulat pipih. Lalu Sisihkan.
  • Selanjutnya campurkan semua bahan olesan
  • Panggang daging yang telah dibentuk (bulat pipih) sambil diolesi campuran bahan olesan. Bolak-balik daging agar matangnya merata.
  • Jika pemanggangan daging sudah selesai, kemudian susun burger dengan roti dan sayuran pelengkap.
  • Tambahkan mayones, saus sambal, saus tomat, dan mustard. Tutup kembali susunan daging dan pelengkapnya, dengan potongan roti bagian atas.

Analisa Ekonomi (Bisnis Burger) dengan lokasi depan Mini Market

Asumsi

  • Masa pakai gerobak adalah 5 tahun (60 bulan)
  • Masa pakai peralatan masak adalah 3 tahun (36 bulan)
  • Masa pakai peralatan lain adalah 2 tahun (24 bulan)

Modal awal makanan cepat saji

Gerobak = Rp 2.500.000,00
Alat masak (kompor gas, wajan anti lengket, dll) = Rp 1.000.000,00
Peralatan lain-lain (botol saus, tempat sayur, dll) = Rp 200.000,00 +
Total = Rp 3.700.000,00

Gerobak dan peralatan mengalami penyusutan selama masa pemakaian.
Dengan rincian sebagai berikut :

Penyusutan gerobak : 1/60 x Rp 2.500.000,00 = Rp 41.700,00
Penyusutan alat masak : 1/36 x Rp 1.000.000,00 = Rp 27.800,00
Penyusutan peralatan lain : 1/24 x Rp 200.000,00 = Rp 8.400,00 +
Total = Rp 77.900,00

Biaya operasional per bulan

Belanja bahan baku :

Daging giling Rp 125.000,00/hari x 30 hari = Rp 3.750.000,00
Roti burger Rp 80.000,00/hari x 30 hari = Rp 2.400.000,00
Sayuran Rp 25.000,00/hari x 30 hari = Rp 750.000,00
Saus, mayones, mustard Rp 50.000,00/hari x 30 hr = Rp 1.500.000,00
Biaya sewa tempat di depan minimarket/bulan = Rp 300.000,00
Gaji karyawan (1 orang) = Rp 700.000,00
Biaya listrik dan kebersihan = Rp 150.000,00
Biaya transport = Rp 150.000,00
Biaya penyusutan alat = Rp 77.900,00 +
Total = Rp 9.737.900,00

Omset per bulan

Penjualan per bulan :
@ Rp 7.000,00 x 60 porsi x 30 hari = Rp 12.600.000,00
Laba bersih per bulan
Rp 12.600.000,00 – Rp 9.737.900,00 = Rp 2.862.100,00
ROI (Return of Investment)
(modal awal : laba bersih per bulan) = 1,3 bulan

Pencarian terkait:

dropship makanan dan minuman