Kiat Sukses Menjalankan Bisnis Budidaya Ikan Lele

Penjelasan Tentang Menjalankan Bisnis Budidaya Ikan Lele – Mendengar kata patil pasti tidak akan jauh dengan yang namanya ikan lele. Kali ini BisnisWirausaha.net akan membahas tentang budidaya ternak lele. Pasar dan bisnis usaha lele memang luar biasa besar, hal ini terlihat dengan menjamurnya usaha warung pecel lele. Namun, keinginan yang demikian tinggi untuk agrobisnis lele seringkali tidak dibarengi dengan suatu strategi yang tepat. Tidak jarang modal yang telah ditanamkan habis dan bahkan menambahkan utang yang tidak sedikit. Kesuksesan suatu usaha agrobisnis perikanan memerlukan pengetahuan yang mendalam dan komprehensif antar segi teknis dan non teknis dalam budidaya lele.

Kiat Sukses Menjalankan Bisnis Budidaya Ikan Lele

Kiat Sukses Menjalankan Bisnis Budidaya Ikan Lele

Ikan lele merupakan salah satu komoditas unggulan. Pengembangan usahanya dapat dilakukan mulai dari benih sampai ukuran konsumsi. Setiap segmen usaha ini sangat menguntungkan, selain untuk konsumsi lokal, pasar lele telah mulai di ekspor dan permintaannya cukup besar. Tingkat kenaikan produksi lele konsumsi secara Nasional kenaikannya sebesar 18,3 % per tahun. Pada tahun 1999 produksi lele sebesar 24.991 ton Pada tahun 2003 produksi lele sebesar 57.740 ton. Revalitas lele sampai dengan akhir tahun 2009 diperkirakan mencapai produksi 175.000 ton atau meningkat rata-rata 21,64 % pertahun. Tingkat kebutuhan benih lele juga meningkat pesat. Pada tahun 1999 dibutuhkan 156 juta ekor, pada tahun 2003 dibutuhkan 360 juta ekor, sedangkan pada akhir tahun 2009 diperkirakan akan dibutuhkan 1,9 milyar ekor atau meningkat 46 % per tahun.
Jenis lele yang banyak dibudidayakan di Indonesia dan dijumpai di pasaran saat ini adalah ikan lele dumbo (Clarias Gariepinus). Dalam kegiatan budidaya secara intensif, ikan lele didorong untuk tumbuh secara maksimum hingga mencapai ukuran optimal. Lele dumbo merupakan komoditas yang dapat dipelihara dengan padat tebar tinggi dalam lahan terbatas (hemat lahan) di kawasan marginal dan hemat air. Untuk kolam ukuran 15 m2 lele dumbo dapat ditebar sebanyak 5.250 ekor benih. Selama 2, 5 bulan dapat diproduksi lele sebanyak 450 kg dengan nilai fcr (Fed Caonversion Ratio) satu. Sementara itu, lele lokal (Clanius Batracus) sudah langka dan jarang ditemukan karena pertumbuhannya sangat lambat dibandingkan lele dumbo. Secara umum, sosok lele lokal mirip dengan lele dumbo, hanya ukuran tubuhnya tidak sebesar lele dumbo. Dalam makalah ini akan banyak dibahas tentang lele dumbo, khususnya pula tahap pembenihan dan pembesaran.

Jenis-jenis Lele Unggulan

  • Jenis Lele Dumbo
    Jenis lele yang banyak dibudidayakan dan dijumapi di pasaran saat ini. Sementara lele lokal sudah jarang ditemukan karena pertumbuhannya lambat dibandingkan lele dumbo. Perbedaan lele dumbo dan lokal ukuran lele Dumbo lebih besar dari lele lokal. Perbandingan tingkat pertumbuhan lele dumbo dan lele lokal umur 2 hari. Lele dumbo 1,2–39, sedangkan lele lokal 0,2–29. Umur seminggu lele Dumbo 1 –159, sedangkan lele lokal 1–159.
  • Jenis Lele Sangkuriang
    Salah satu varietas unggulan dumbo adalah lele sangkuriang. Lele sangkuriang merupakan perkawinan antara lele dumbo betina F2 dengan lele dumbo jantan F6 menghasilkan lele dumbo jantan F2 – 6. Lalu dikawinkan kembali dengan lele dumbo betina F2 sehingga menghasilkan lele sangkuriang. Hasil uji coba dan penelitian terbukti lele jenis sangkuriang lebih unggul dari jenis lele dumbo. Namun lele sangkuriang masih langka dipasaran.
  • Jenis Lele Pithon
    Lele pithon merupakan hasil perkawinan antara induk betina lele eks Thailand dengan lele dumbo jantan F6. Keunggulannya lele pihton lebih cepat pertumbuhannya, tingkat kelulusan hidup tinggi dan relatif tahan terhadap serangan penyakit.

Tips dan Cara Budidaya Ternak Ikan Lele

Membudidayakan ikan lele tergolong gampang-gampang susah, tergantung ketelitian kalian dalam membudidayakannya. Tapi kami akan memberi panduan lengkap dalam budidaya ikan lele, diantaranya sebagai berikut :

  • Pemilihan Bibit Lele dan Persiapan Induk
    Kesuksesan dalam berbisnis ikan lele sangatlah bergantung pada kualitas bibit yang bagus, semakin baik kualitasnya maka semakin kecil resiko kerugian yang akan ditanggung. Dibawah ini adalah ciri-ciri bibit lele yang baik :
  1. Memiliki permukaan badan yang mulus dan sewarna. Benih lele yang bagus memiliki warna tubuh yang sewarna dan pada umumnya berwarna coklat tua dan hitam kemerah-merahan.
  2. Pilihan bibit lele yang memiliki pergerakan yang lincah dan agresif. Untuk mengetahuhi lincah atau tidak dengan cara memasukkan ujung jari ke wadah penampung, jika bibit lele tersebut aktif maka mereka akan respon terhadap tindakan tersebut.
  3. Pilihlah bibit lele yang mampu bergerak melawan arus yang lembut, cara mengetahuinya dengan memiringkan wadah secara perlahan, jika bergerka melawan arus maka dapat disimpulkan bibit lele tersebut dalam keadaan baik.
  4. Kalian harus teliti ketika membeli bibi lele, jangan membeli bibit lele dengan keadaan yang cacat atau bagianan tubuhnya tidak sempurna. Semakin sempurna bagian tubuh bibit lele maka semakin baik juga nilai bibit tersebut.
  5. Induk betina harus dipelihara secara terpisah pada kolam tersendiri dengan induk jantan. Kolam khusus ini bertujuan mempercepat proses kematangan. Penyimpangan induk yang telah dikawinkan, serta mempermudah dalam pengelolaan, pengontrolan dan menghindarkan terjadinya pemijahan diluar kehendak pemelihara.
    Ciri-ciri induk lele betina dan jantan siap pijah, meliputi :
  • Induk Lele Jantan
    Alat kelaminnya memerah.
    Alat kelamin tampak jelas dan meruncing.
    Tubuh ramping dan gerakannya lincah.
    Ada perubahan warna kulit menjadi coklat kemerahan.
  • Induk Lele Betina
    Perut membesar atau buncit dan terasa lembek jika diraba.
    Pergerakannya lambat dan jinak.
    Alat kelamin bulat, berwarna kemerahan dan tampak bengkak.
    Warna tubuh berubah menjadi coklat kemerahan.
    Jika perut diurut kadang-kadang keluar cairan berwarna kuning tua.

  • Persiapan Wadah dan Pembuatan Kolam
    Tahap utama dalam budidaya ikan lele yaitu wadah budidaya baik kolam tanah ataupun kolam terpal dan kali ini yaitu cara budidaya ikan lele di kolam terpal. Bagian dalam kolam terpal dicuci oleh sabun tuk melenyapkan bau lem atau bahan kimia yang bisa membunuh benih ikan. Setelah itu, bagian dalam terpal dibilas bersih dan dikeringkan selama satu hari, kolam diisi oleh air sampai 20 cm. Setelah kolam sudah terisi air diamkan kurang lebih 1 minggu untuk proses pembentukan kerak atau lumut dan untuk pertumbuhan bakteri plankton. Ada dua macam tipe kolam, yaitu kolam bak dan kolam kubangan. Pemilihan tipe kolam tersebut sebaiknya disesuaikan dengan lahan yang tersedia. Secara teknis baik pada tipe bak maupun tipe galian harus memiliki :
  1. Kolam Tandon : Mendapatkan masukan air langsung dari luar atau sumber air. Berfungsi untuk pengendapan lumpur, persediaan air, dan penumbuhan plankton. Kolam tandon ini merupakan sumber air untuk kolam yang lain.
  2. Kolam pemeliharaan induk : Induk jantan dan bertina selama masa pematangan telur dipelihara pada kolam tersendiri yang sekaligus sebagai tempat pematangan sel telur dan sel sperma.
  3. Kolam Pemijahan : Tempat perkawinan induk jantan dan betina. Pada kolam ini harus tersedia sarang pemijahan dari ijuk, batu bata, bambu dan lain-lain sebagai tempat hubungan induk jantan dan betina.
  4. Kolam Pendederan : Berfungsi untuk membesarkan anakan yang telah menetas dan telah berumur 3-4 hari. Pemindahan dilakukan pada umur tersebut karena anakan mulai memerlukan pakan, yang sebelumnya masih menggunakan cadangan kuning telur induk dalam saluran pencernaannya.

  • Memberi Pakan Ikan Lele
    Lele mempunyai kebiasaan makan di dasar perairan atau kolam. Lele adalah hewan karnivora (pemakan daging). Di habitat aslinya, lele makan cacing, siput air, belatung, laron, jentik-jentik serangga, kutu air, dll. Pakan tambahan yang baik untuk lele adalah yang banyak mengandung protein hewani. Jika pakan yang diberikan banyak mengandung protein nabati pertumbuhannya lambat. Lele merupakan hewan yang suka memakan jenisnya sendiri (kanibalisme) jika lele kekurangan makan. Oleh karena itu jangan sampai terlambat memberi makan sifat kanibalisme juga timbul karena perbedaan ukuran lele.

  • Pemberokan Ikan Lele
    Pemberokan adalah tahapan dalam pemijahan yang dilakukan secara dipuaskan saat induk ikan selesai diseleksi dan sebelum dipijahkan 1–2 hari. Pemberokan induk jantan dan betina harus di wadah terpidah. Fungsi pemberokan adalah menghilangkan stress pada saat ditangkap. Selain itu mengurangi kandungan lemak dalam gonad dan meyakinkan hasil seleksi induk betina. Setelah diberok kematangan induk lele betina diperiksa kembali, apabila perut induk betina menjadi kempes, berarti buncit karena adanya pakan bukan karena adanya telur.

  • Pembenihan dan Cara Pemijahan Ikan Lele
    Pembenihan adalah usaha untuk menghasilkan benih ikan lele pada ukuran tertentu. Untuk menunjang proses pembenihan lele dibutuhkan kolam pemijahan, bak penetasan dan kolam pendederan. Berikut ini beberapa macam alternatif wadah atau kolam pemijahan, penetasan telur, dan pendederan yang dapat digunakan oleh para pembudidaya.
  • Kolam Pemijahan
    Kolam pemijahan merupakan kolam khusus bagi induk yang akan memijah. Adapun kolam yang digunakan untuk memijahkan ikan lele yaitu bak semen, bak terpal plastik dan fiberglass.
  1. Bak Semen
    Ukuran bak pemijahan untuk satu pasang induk lele yang akan dipijahkan yaitu 1 m x 2 m dengan tinggi bak 0,8 m. Sebelum digunakan, bak pemijahan harus dibersihkan dan dikeringkan. Selanjutnya bak diisi dengan air yang jernih dan bersih setinggi 40–50 cm.
  2. Bak Terpal Plastik
    Pengadaan terpal lebih mudah dibandingkan dengan pembuatan bak semen. Cara pembuatannya dengan menyusun sejumlah bata atau batako. Ukuran bak terpal untuk pemijahan yaitu lebar 1 m, panjang 2 m, dan tinggi 0,8 m. Ukuran tersebut digunakan untuk satu pasang induk lele yang akan dipijahkan.
  3. Fiberglass
    Ukuran faberglass untuk pemijahan lele, yaitu 1 m x 2 m, dan tinggi 0,8 m. Ukuran bak tersebut dapat digunakan untuk pemijahan satu pasang induk lele. Bak Fiberglass tergolong praktis karena lokasinya bisa dipindah-pindahkan, tetapi harganya masih terlalu mahal.
  • Kolam Bak Penetasan
    Wadah penetasan telur lele dapat berupa aquarium, bak semen, bak terpal plastik, dan fiberglass yang dilengkapi dengan generator untuk menyuplai oksigen terlarut. Tetapi pada obyek peternakan lele yang kami teliti menggunakan bak semen yang ukuran bak penetasannya 1 m x 2 m dengan tinggi bak 0,8 m.

  • Cara Pemanenan Benih Lele
    Lama pendederan benih lele untuk menghasilkan benih lele siap tebar (ukurang 5 – 7 cm) sekitar 5–6 minggu. Pemanenan benih bisa dilakukan sore atau pagi hari sewaktu suhunya tidak terlalu panas. Cara pemanenan dengan mengurangi air pelan-pelan hingga air berada pada kemalir. Air pelan-pelan disurutkan hingga air akan mengumpul pada kubangan dekat pintu pengeluaran. Pemanenan dilakukan dengan secara bertahap dengan menggunakan seser halus. Usahakan benih lele tidak luka. Pada saat pemanenan benih berukuran berkisar 5–7 cm.

Manfaat Ikan Lele Bagi Kesehatan
Selain rasanya yang enak dan lezat, ternyata ikan lele juga memiliki manfaat kesehatan bagi kita, diantaranya sebagai berikut :

  1. Menjaga kesehatan pada jantung dan otak.
  2. Menjaga atau menyeimbangkan metabolisme tubuh.
  3. Dapat menyehatkan kulit dan mata.
  4. Menguatkan tulang dan gigi.
  5. Mempercepat penyembuhan luka.
  6. Baik untuk ibu hamil dan janin.
  7. Asupan protein yang baik.
  8. Memiliki sumber vitamin B 12.

Aspek Perancangan Usaha Bisnis Ikan Lele

  1. Aspek Perancangan Produksi
    Penyiapan sarana dan peralatan jenis kolam yang umum dipergunakan dalam budidaya ikan lele adalah kolam penyimpanan induk, kolam pemeliharaan benih, kolam pembesaran, kolam pemberokan.
  2. Aspek Perancangan Pemasaran
    Dalam hal pemasaran ini tidak perlu susah payah untuk menjual, karena banyak pedagang yang siap membeli ikan lele tersebut sebelum dipasarkan kemasyarakat yang memerlukan ikan dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Aspek Perancangan Organisasi
    Pembudidayaan ikan lele ini dapat menyerap banyak sekali tenaga kerja, meskipun modal sepenuhnya berasal dari pemilik budidaya ikan lele sendiri. Didalam usaha tersebut pemilik tidak bisa mengelola usaha itu dengan sendirinya, akan tetapi pemilik membutuhkan banyak tenaga kerja untuk membudidayakan ikan lele ini.

Cukup sekian pembahasan tentang Budidaya Bisnis Ternak Ikan Lele. Mungkin referensi ini tidak begitu lengkap tapi kami rasa referensi ini cukup membantu bagi kalian para pemula yang mau usaha bisnis ternak ikan lele yang bisa menghasilkan omset besar.

Pencarian terkait:

cara membuat cilok ikan lele , kartu nama bisnis lele , kartu nama buat ikan lele , kata buat kartu nama lele , kemitraan lele bogor