Cara Sukses Beternak Burung Murai

Rahasia Sukses Beternak Burung Murai – Saat anda ingin beternak burung murai, selain harus menyiapkan burung murai jantan dan betina, anda juga harus tahu kapan musim kawinnya. Anda harus bisa menyamakan waktu birahipada burung jantan dan betina. Penyebab utama kegagalan saat beternak burung murai yaitu perkara masa birahi pada burung murai jantan dan burung murai betina. Biasanya memang masa birahi pada keduanya akan berbeda.  Yang harus anda tahu, burung murai betina umumnya mendapat masa birahi rutin setiap bulan. Sedangkan pada burung murai jantan masa birahinya tidak rutin setiap bulan ada. Itulah sebabnya kadang orang yang mengawinkan burung murai tidak berhasil, bisa jadi karena masa birahi yang tidak bersamaan.

Cara Sukses Beternak Burung Murai

Cara Sukses Beternak Burung Murai

Salah satu cara sukses beternak burung murai yaitu dengan mengetahui kapan burung murai berada dalam masa birahi atau masa subur. Adapun tanda – tanda burung murai yang sedang dalam masa birahi yaitu biasanya mereka akan terus menerus berbunyi atau berkicau, tingkahnya agresif dan tampak lincah dengan menarik berharian kesana kemari. Saat mereka agresif, burung betina bisa saja mengejar burung jantan, dan sebaliknya juga begitu. Jika anda memaksakan untuk mengawinkan burung murai jantan dan berina pada saat salah satu dari mereka tidak sedang dalam masa birahi, maka hal tersebut bisa mengakibatkan adanya telur kosong, sarang telur berantakan, burung murai jantan dan betina tidak bisa akur dan jika anda memaksakan untuk mengawinkan bisa saja mereka saling menyerang satu sama lain dan tidak akan pernah mengalami masa birahi secara bersamaan dalam kurun waktu bertahun – tahun lamanya.

Kekacauan karena pemaksaan kawin yang berujung dengan saling menyerang juga bisa mengakibatkan salah satu dari mereka atau bahkan keduanya mengalami stres dan bisa juga berakibat pada masa birahinya yang tidak akan teratur. Jika sudah seperti itu maka akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengembalikan masa birahi burung tersebut seperti semula. Untuk menumbuhkan birahi burung, anda bisa memberikan makananburung yang berprotein tinggi seperti jangkrik. Anda bisa memberikannya secara langsung dengan menggunakan tangan anda sendiri dan biarkan burung tersebut menyambar makanannya. Tapi walaupun ada trik yang seperti itu, anda tetap saja tidak boleh memberikan makanan berprotein tinggi terlalu banyak atau terus menerus, anda harus menjadwal pemberian jangkrik pada masing – masing burung murai betina dan burung murai jantan. Hal yang sederhana ini merupakan bagian dari kunci sukses dalam membangkitkan birahi burung murai.

Dengan tips memberi makanan berprotein tinggi tersebut diharapkan masa birahi pada burung murai jantan dan burung murai betina bisa terjadi secara bersamaan. Jika hal tersebut bisa terwujud, biasanya mereka akan saling berkicau dengan bersahut – sahutan dan akan membuat sarang bersama sampai burung murai betina bertelor. Tahapan yang selanjutnya yaitu biasanya burung murai betina akan bertelur. Saat burung betina bertelur, anda tidak perlu lagi memberikan makanan berprotein tinggi baik pada burung murai jantan maupun betina. Pada saat burung murai betina sudah selesai mengerami telurnya, anda baru bisa memberikan jangkrik lagi pada m]burung murai jantan maupun betina. Dengan begitu anda akan bisa memperoleh anak burung murai yang banyak dan dengan modal yang tidak terlalu banyak.

Ituah ulasan kami mengenai “Cara Sukses Beternak Burung Murai”. Semoga ulasan kami bermanfaat dan terimakasih atas kunjungannya.