Cara Bisnis Ternak Ikan Mas Modal Kecil

Bisnis Ternak Ikan Mas – Ikan mas merupakan salah satu komoditas perikanan darat yang telah lama dibudidayakan karena pertumbuhannya sangat cepat dan potensi pemasarannya cukup baik. Pemeliharaanya sangat mudah dikarenakan ikan ini mempunyai kemampuan adaptasi yang baik dalm lingkungan budidaya, terutama pada kadar oksigen terlarut rendah dan serangan penyakit. Ikan mas juga merupakan komoditas perikanan yang potensial untuk dikembangkan, karena selain mempunyai potensi sumber daya berlimpah juga peluang pasar yang besar. Namun, hingga saat ini perkembangan ikan mas di Indonesia mengalami kemajuan yang terus meningkat. Secara ekonomis usaha budidaya ikan mas sangat menguntungkan karena ikan mas memiliki nilai ekonomi yang tinggi, banyak diminati konsumen karena rasa dagingnya yang enak dan gurih serta memiliki kandungan protein yang cukup tinggi. Disamping itu, ikan mas juga sangat mendukung bagi pemenuhan gizi. Sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan manfaat ikan, maka tingkat kebutuhan akan daging ikan makin meningkat.

Cara Bisnis Ternak Ikan Mas Modal Kecil

Cara Bisnis Ternak Ikan Mas Modal Kecil

Panduan Lengkap Budidaya Ternak Ikan Mas

Untuk mendapatkan hasil budidaya ikan mas yang baik dapat dilakukan dengan selalu menjaga kualitas dan kuantitasnya. Dalam menjaga kualitas dan kuantitas tidak terlepas dari cara budidaya ikan mas yang dilakukan. Oleh karena itu dalam kegiatan budidaya ikan mas perlu diperhatikan beberapa langkah-langkah dibawah ini :

A. Penyiapan Media atau Sarana

Kolam Ikan Mas
Lokasi kolam dicari yang dekat dengan sumber air dan bebas banjir. Kolam dibangun di lahan yang landai dengan kemiringan 2–5% sehingga memudahkan pengairan kolam secara gravitasi. Ada 3 jenis kolam yang harus kalian persiapkan, antara lain :

  • Kolam pemeliharaan induk
    Luas kolam tergantung jumlah induk dan intensitas pengelolaannya. Sebagai contoh untuk 100 kg induk memerlukan kolam seluas 500 meter persegi bila hanya mengandalkan pakan alami dan dedak. Sedangkan bila diberi pakan pelet, maka untuk 100 kg induk memerlukan luas 150-200 meter persegi saja. Bentuk kolam sebaiknya persegi panjang dengan dinding bisa ditembok atau kolam tanah dengan dilapisi anyaman bambu bagian dalamnya. Pintu pemasukan air bisa dengan paralon dan dipasang sarinya, sedangkan untuk pengeluaran air sebaiknya berbentuk monik.
  • Kolam pemijahan
    Tempat pemijahan dapat berupa kolam tanah atau bak tembok. Ukuran/luas kolam pemijahan tergantung jumlah induk yang dipijahkan dengan bentuk kolam empat persegi panjang. Sebagai patokan bahwa untuk 1 ekor induk dengan berat 3 kg memerlukan luas kolam sekitar 18 m2 dengan 18 buah ijuk atau kakaban. Dasar kolam dibuat miring kearah pembuangan, untuk menjamin agar dasar kolam dapat dikeringkan. Pintu pemasukan bisa dengan pralon dan pengeluarannya bisa juga memakai pralon (kalau ukuran kolam kecil) atau pintu monik. Bentuk kolam penetasan pada dasarnya sama dengan kolam pemijahan dan seringkali juga untuk penetasan menggunakan kolam pemijahan. Pada kolam paenetasan diusahakan agar air yang masuk dapat menyebar ke daerah yang ada telurnya.
  • Kolam pendederan
    Bentuk kolam pendederan yang baik adalah segi empat. Untuk kegiatan pendederan ini biasanya ada beberapa kolam yaitu pendederan pertama dengan luas 25-500 m2 dan pendederan lanjutan 500-1000 m2 per petak. Pemasukan air bisa dengan pralon dan pengeluaran atau pembuangan dengan pintu berbentuk monik. Dasar kolam dibuatkan kemalir (saluran dasar) dan di dekat pintu pengeluaran dibuat kubangan. Fungsi kemalir adalah tempat berkumpulnya benih saat panen dan kubangan untuk memudahkan.

B. Pemijahan dan Penetasan Telur Ikan Mas

Memijahan ikan mas adalah kegiatan menyatukan induk jantan dan betina dalam satu tempat. Penyatuan itu akan menimbulkan rangsangan bagi jantan untuk mendekati betina, hingga betina terangsang untuk memijah, atau istilah umumnya kawin. Dari induk betina akan keluar telur, dan dalam waktu yang sama dari induk jantan keluar sperma. Dari kejadian itu, maka telur-telur akan dibuahi secara alami dalam air. Setelah itu cara menetaskan telur ikan mas adalah merawat telur- telur dari hasil pemijahan hingga menetas. Kegiatan ini dilakukan selama 2 – 3 hari, tergantung suhu air. Pada suhu 23 – 26 O C telur ikan mas menetas dalam 2 hari (rata-rata 48 jam). Sedangkan pada suhu 27 – 30 O C, telur menetas dalam 3 hari (rata-rata 72 jam). Setelah menetas, telur tidak langsung dipindahkan ke kolam pendederan, tetapi dibiarkan dahulu selama 2 hari, dengan tujuan untuk membiarkan kondisi tubuh larva menjadi kuat. Dalam waktu itu, larva tidak membutuhkan pakan tambahan, karena masih menyimpan makanan cadangan yang dibawanya yang disimpan dalam kantong kuning telur.

C. Pemberian Pakan

Pakan yang diberikan pada ikan mas adalah ukuran 1 mm dipilih dari pakan buatan pabrik yang memenuhi standar mutu yang kaya protein dan vitamin. Agar dapat dipastikan dengan mengikuti feeding program yang tertulis pada lebel pakan yang dipilih atau dibeli dengan pemberian pakan selama 3 bulan atau 6 kali perubahan dosis berat pakan dengan melakukan pencatatan jumlah kematian ikan dikurangi dengan jumlah yang hidup kali 5% bobot ikan. Konversi pakan adalah 2 : 1 artinya tiap 2 kg pakan akan meningkatkan pertumbuhan ikan 1 kg.

D. Tahap Pemanenan

Ada 2 cara dalah tahap pemanenan yaitu panen total dan panen selektif. Panen dengan cara panen total adalah 90 hari atau 3 bulan pemberian pakan dengan mengikuti Feeding Program 5% pakan dari bobot ikan yang hidup, panen ikan mas dapat dilakukan sekaligus atau yang disebut panen total dimana ikan yang besar dan kecil semua dipanen dan ditimbang dengan harga yang sama. Pogram makan 90 hari ini tidaklah mutlak dapat juga hasilnya kurang dari 90 hari atau lebih hal yang menyebabkan ini adalah kualitas pakan dan kualitas air di dalam kolam. Sedangkan panen selektif adalah, apabila kondisi ikan mas terlihat besarnya kurang merata didalam kolam dengan perbedaan yang signifikan, dan harga dipasar juga agak lesu maka kalian dapat melakukan panen ikan mas deng cara memilih yang besar dahulu dijual yang masih kecil dibesarkan hingga 2-4 minggu lagi sehingga harga ikan dan besar ikan sesuai dengan permintaan pasar yaitu dengan berat 2 – 3 ekor per kg. Pada panen selektif ini dapat menggunakan jaring atau seser, untuk menghidari stres ikan mas tersebut cegahlah gerakan -gerakan yang berlebih atau gerakan yang membuat kejutan kejutan pada ikan mas tersebut.

Di dalam memenuhi kebutuhan benih ikan mas dalam perikanan masyarakat upaya yang harus kalian lakukan adalah melakukan pembenihan ikan mas atau lazim di sebut dengan budidaya ternak ikan mas, ketika kalian melakukan pembenihan secara terus menerus maka kebutuhan pasar akan Ikan mas dapat terpenuhi dan masyarakat tidak akan kekurangan benih ikan mas untuk di besarkan, dan tidak akan kekurangan dalam skala konsumsi, selain itu kalian juga harus menyiapkan alat dan bahan penunjang budidaya ikan mas, hal yang perlu di perhatikan adalah tempat pemeliharaan atau yang di sebut dengan kolam dan juga peralatan yang di perlukan. Demikianlah pembahasan tentang “Cara Bisnis Ternak Ikan Mas Modal Kecil”.