3 Macam Jenis Cabai Yang Dibudidayakan Untuk Bisnis

Jenis Cabai Yang Dibudidayakan Untuk Bisnis – Sebenarnya ada banyak macam-macam jenis cabai yang kita kenal, namun cabai tidak semua bisa dibudidayakan. Hal yang perlu diketahui atau dipertimbangkan adalah jenis cabai apa yang punya potensi di pasaran.

Jenis-Jenis Cabai Yang Laku di Pasaran

1. Cabai Besar

Cabai Besar

Cabai Besar

Cabai besar ini umumnya digolongkan menjadi 3 jenis yaitu cabai merah keriting, cabai merah besar dan cabai hijau. Cabai besar memiliki nama latin yaitu Capsium annum L. Beberapa bentuk dari jenis cabai besar ini adalah :

  • Cabai merah besar, cabai ini memiliki ujung yang lancip dan berbentuk lonjong panjang dan kulitnya agak tebal dan mulus.
  • Cabai merah keriting, bentuk cabai ini agak panjang, dan lebih ramping dari cabai besar. Umumnya bergelombang seperti ombak dan memiliki ujung yang runcing.
  • Cabai hijau, cabai hijau ini merupakan cabai yang dipanen sebelum matang sempurna. Cabai merah keriting atau besar dipanen saat masih hijau dan kemudian dijual, yang selanjutnya dinamakanlah cabai hijau. Cabai ini dipanen lebih cepat karena beberapa alasan seperti lokasi kurang cocok dan sulit untuk memanen cabai hingga merah. Beberapa daerah yang mempunya curah hujan atau kelembapan tinggi cukup sulit untuk memanen cabai hingga berwarrna merah. Cabai ini harganya relatif lebih murah, rasanya pun tidak terlalu pedas.

Satu hal yang perlu kalian perhatikan dan ingat-ingat adalah cabai ini rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Oleh karena itu, kalian harus mengetahui cara budidaya yang tepat agar bisa menghasilkan.

2. Cabai Rawit

Cabai Rawit

Cabai Rawit

Cabai ini memiliki nama latin Capsium Frutescens. Walaupun bentuknya kecil tapi rasa pedasnya paling top dan mengalahkan cabai besar. Umumnya cabai rawit ini memiliki panjang sekitar 2-4 cm. Cabai ini seperti yang sudah dibahas harganya bisa melambung tinggi karena memang sangat
diminati pedasnya. Warna dari cabai ini juga beragam mulai dari hijau (yang paling umum), merah, orens hingga kuning. Sebagian besar yang ditanam di tanah air adalah dari varietas lokal. Para petani pun memproduksi sendiri benihnya.

3. Cabai Hibrida

Cabai Hibrida

Cabai Hibrida

Jenis cabai ini tumbuh baik pada iklim yang tidak terlalu dingin dan tidak terlalu lembab. Umumnya dapat tumuh di dataran tinggi dengan temperatur optimal antara 240 – 270 derajat celcius. Sementara untuk pembentukan buah berkisar 160 – 230 derajat celcius. Cabai hibrida ini termasuk dalam golongan cabai besar. Namun telah mengalami seleksi dan persilangan menggunakan berbagai teknik modern dalam pemuliannya. Jenis ini kurang tahan bila ditanam di area terbuka (lahan terbuka) karena sifatnya yang manja dibanding varietas lain. Dibalik kekurangannya, cabai hibrida memiliki kelebihan yaitu dari segi produktivitas dan ketahanan terhadap penyakit tertentu. Berikut ini beberap jenis cabai hibrida yang cukup dikenal banyak :

  • Cabai merah : Inko hot, Imperial, Emerald, Biola, Hot beauty
  • Cabai rawit : Bara, Taruna, Dewata,Juwita, Discovery
  • Cabai keriting : Tanjung -1, Tanjung -2, Lembang, Papirus.
  • Paprika : Suniya, Edison, Hairloom

Demikianlah penjelasan tentang “3 Macam Jenis Cabai Yang Dibudidayakan Untuk Bisnis”.

Pencarian terkait:

cabai besar dan gambar